Shoesmart.co.id – Sektor perbankan pelat merah menunjukkan performa yang kurang menggembirakan pada perdagangan Kamis (4/6) siang. Saham-saham dari anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) secara serentak terperosok ke zona merah, menandai sentimen negatif yang kuat di pasar.
Pelemahan saham-saham perbankan BUMN ini terjadi seiring dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Berdasarkan laporan yang dirujuk melalui aplikasi perdagangan saham Stockbit, IHSG terpantau melorot ke level 5.718 pada pukul 13.50 WIB, memberikan tekanan tambahan pada pergerakan harga saham di pasar modal.
Koreksi harga secara menyeluruh dialami oleh empat bank utama anggota Himbara. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah, menutup perdagangan pada posisi 2.820. Tak jauh berbeda, saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) juga terkoreksi menjadi 1.180.
Ada Walk In Interview! Job Fair Jakarta Pusat 2026 Buka 2.000 Lowongan Kerja di GOR Senen
Di antara kelompok Himbara, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan pelemahan paling tipis, meskipun tetap berada di zona negatif, dengan pergerakan harga ke level 3.970. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengalami koreksi yang lebih signifikan, ditutup di level 3.400 setelah kehilangan 170 poin atau setara dengan 4,76 persen dari nilainya.
Selain bank-bank Himbara, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) juga tak luput dari tekanan pasar. Saham BRIS turun 55 poin atau 2,92 persen, mengakhiri perdagangan di level 1.830.
Hingga berita ini diterbitkan, dinamika harga di pasar masih menunjukkan fluktuasi yang tinggi. Koreksi serentak yang melanda saham-saham perbankan ini menjadi indikasi kuat bahwa sentimen negatif masih terus membayangi dan menekan kinerja sektor keuangan secara keseluruhan.