
Optimisme Jusuf Hamka di Tengah Anjloknya IHSG Akibat Demonstrasi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada Senin pagi, 1 September 2024, dibuka dengan penurunan tajam 3,14 persen hingga mencapai level 7.584,77. Penurunan ini dipicu oleh meluasnya demonstrasi dan aksi protes yang terjadi di sejumlah daerah hingga Minggu malam. Namun, di tengah gejolak pasar modal tersebut, pengusaha Jusuf Hamka, atau yang akrab disapa Baba Alun, mengungkapkan optimismenya akan pemulihan IHSG.
Baba Alun, yang juga merupakan pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), melihat demonstrasi dan aksi perusakan fasilitas umum sebagai dinamika kecil dalam perjalanan bangsa. Ia meyakini situasi ini akan segera mereda berkat langkah-langkah pengamanan yang dilakukan oleh aparat negara. “InsyaAllah segera selesai semua. Saya pikir selama TNI sudah keluar, insyaallah aman semua,” tegasnya kepada wartawan usai menghadiri Konferensi Pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Lebih lanjut, Baba Alun mengajak masyarakat untuk tetap percaya kepada pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan keyakinannya atas langkah-langkah strategis yang telah dan akan diambil pemerintah untuk meredam situasi. “Percayalah kan kepada negara ini, Pak Prabowo amanah, Insya Allah, semuanya pasti baik,” ujarnya.

IHSG Terkoreksi Signifikan di Awal Perdagangan
Sebelum perdagangan resmi dimulai, IHSG telah menunjukkan tanda-tanda pelemahan sejak sesi pra-pembukaan. Kekhawatiran investor terhadap stabilitas politik dan keamanan menyebabkan indeks terkoreksi 210,394 poin atau 2,69 persen, mencapai level 7.620,09.
Ketika perdagangan resmi dimulai pukul 09.00 WIB, penurunan IHSG semakin tajam. Indeks anjlok 245,716 poin (3,14 persen) ke angka 7.584,77. Tekanan jual bahkan berlanjut beberapa menit kemudian, di mana pada pukul 09.02 WIB, IHSG sempat menyentuh titik terendah 7.556,24, atau turun 274,250 poin (3,50 persen). Sepanjang periode tersebut, IHSG bergerak di kisaran tertinggi 7.622,42 dan terendah 7.547,564, dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,56 triliun dan volume perdagangan 2,90 miliar saham.
Ringkasan
IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 3,14% pada 1 September 2024, mencapai level 7.584,77, dipicu demonstrasi dan aksi protes di beberapa daerah. Penurunan ini telah terlihat sejak sesi pra-pembukaan, mencapai 2,69% sebelum perdagangan resmi dimulai.
Meskipun demikian, pengusaha Jusuf Hamka tetap optimis IHSG akan pulih. Ia melihat demonstrasi sebagai dinamika biasa dan percaya pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto akan mampu mengatasi situasi, mengajak masyarakat untuk tetap percaya kepada pemerintah.