HRME Lunasi Utang Rp18 Miliar: Momentum Kebangkitan Kinerja?

PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) Melunasi Pinjaman Anak Usaha Guna Dongkrak Kinerja

JAKARTA. Kabar baik datang dari PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME). Emiten properti ini mengumumkan pelunasan pinjaman anak usahanya, PT Wijaya Wisesa Bakti, pengelola jaringan hotel Pomelotel. Pelunasan fasilitas kredit di KB Bank senilai Rp 18 miliar ini dilakukan melalui kas internal grup.

Menurut data yang dirilis, posisi kas dan setara kas HRME hingga September 2025 tercatat sebesar Rp 89,74 miliar. Angka ini memang menunjukkan penurunan dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang mencapai Rp 121,16 miliar. Meskipun demikian, pelunasan pinjaman ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan perusahaan.

“Pelunasan tersebut selaras dengan strategi corporate plan jangka pendek dalam quick win, terutama dalam good corporate governance berbasis manajemen risiko,” ungkap Corporate Secretary Menteng Heritage Realty, Lira Christina Ratulangi, dalam keterbukaan informasi pada 26 Februari 2026.

Lira menambahkan bahwa langkah pelunasan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan HRME secara signifikan dan membawa perusahaan menuju arah perbaikan. Selain itu, HRME juga berencana untuk lebih agresif dalam menjalin kerjasama dengan Online Travel Agent (OTA). Saat ini, kontribusi OTA terhadap pendapatan kamar, khususnya bagi Pomelotel yang fokus pada segmen budget hotel, mencapai 70%-75%. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat hunian dan pendapatan perusahaan.

Meskipun demikian, hingga September 2025, HRME masih mencatatkan kerugian sebesar Rp 5,7 miliar. Namun, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kerugian pada periode yang sama di tahun 2024 yang mencapai Rp 75,44 miliar. Pendapatan emiten properti ini juga mengalami penurunan sebesar 14,14% secara tahunan menjadi Rp 74,15 miliar.

Di pasar saham, pada Kamis (26/2/2026), saham HRME mengalami penurunan sebesar 8,16% ke level Rp 45 per saham. Namun, dalam lima hari terakhir, pergerakan saham HRME cenderung stagnan. Investor akan terus memantau perkembangan kinerja HRME, terutama dampak dari pelunasan pinjaman dan strategi kerjasama dengan OTA, untuk melihat potensi pertumbuhan perusahaan ke depan.

Ringkasan

PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) telah melunasi pinjaman anak usahanya, PT Wijaya Wisesa Bakti, sebesar Rp 18 miliar di KB Bank melalui kas internal. Pelunasan ini merupakan bagian dari strategi corporate plan untuk meningkatkan good corporate governance dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan perusahaan.

Meskipun masih mencatatkan kerugian sebesar Rp 5,7 miliar hingga September 2025, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. HRME juga berencana untuk lebih agresif dalam menjalin kerjasama dengan Online Travel Agent (OTA) untuk meningkatkan tingkat hunian. Investor akan memantau dampak pelunasan pinjaman dan strategi OTA terhadap pertumbuhan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *