Shoesmart.co.id – JAKARTA. Harga emas diperkirakan akan mengalami fluktuasi yang dinamis dalam sepekan mendatang. Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks yang perlu dicermati.
Menurut pengamat komoditas, Ibrahim Assuaibi, harga emas dunia pada penutupan Sabtu berada di level US$ 5.042 per troi ons, sementara harga emas Antam tercatat Rp 2.954.000 per gram.
Lebih lanjut, Ibrahim memproyeksikan beberapa skenario pergerakan harga. Jika harga emas dunia mengalami penurunan, support pertama diperkirakan berada di level US$ 4.947 per troi ons, dengan harga emas Antam menyentuh Rp 2.920.000 per gram.
Namun, jika tekanan jual terus berlanjut, support kedua diprediksi berada di US$ 4.818 per troi ons, yang berpotensi menyeret harga emas Antam hingga Rp 2.860.000 per gram.
Momen Imlek-Ramadan, Begini Prediksi Arah IHSG dan Rekomendasi Saham
Di sisi lain, Ibrahim juga mengantisipasi potensi kenaikan harga. Jika harga emas dunia bergerak naik, resistance pertama diperkirakan berada di US$ 5.134 per troi ons, dengan harga emas Antam berpotensi mencapai Rp 3 juta per gram.
Apabila momentum kenaikan berlanjut, resistance kedua diperkirakan berada di level US$ 5.245 per troi ons, yang dapat mendorong harga emas Antam hingga Rp 3.150.000 per gram.
Ibrahim menjelaskan beberapa faktor kunci yang memengaruhi fluktuasi harga emas. Faktor-faktor tersebut meliputi sentimen geopolitik yang berkembang di Timur Tengah, dinamika politik di Amerika Serikat (AS), kebijakan yang diambil oleh bank sentral AS, serta keseimbangan antara supply dan demand logam mulia.
Secara khusus, Ibrahim menyoroti pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Israel, yang mengindikasikan potensi serangan terhadap Iran. Situasi ini dapat memicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
“Ini akan berdampak terhadap kenaikan harga emas,” pungkas Ibrahim, menekankan bagaimana ketidakpastian geopolitik dapat memicu permintaan aset safe haven seperti emas.
Ringkasan
Harga emas diperkirakan akan fluktuatif dalam sepekan mendatang, dipengaruhi oleh sentimen geopolitik, dinamika politik AS, kebijakan bank sentral AS, dan keseimbangan supply dan demand. Pada penutupan Sabtu, harga emas dunia berada di US$ 5.042 per troi ons dan harga emas Antam Rp 2.954.000 per gram.
Proyeksi harga emas dunia menunjukkan potensi support di US$ 4.947 dan US$ 4.818, serta resistance di US$ 5.134 dan US$ 5.245. Harga emas Antam diperkirakan bergerak seiring dengan pergerakan harga emas dunia, dengan potensi mencapai Rp 3 juta hingga Rp 3.150.000 per gram jika terjadi kenaikan. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama terkait potensi serangan terhadap Iran, diprediksi akan mendorong kenaikan harga emas.