Harga emas batangan bersertifikat keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) menunjukkan tren peningkatan. Pada hari Senin, 25 Mei, harga emas tercatat Rp 2.803.000 per gram, naik sebesar Rp 30.000 dari harga sebelumnya Rp 2.773.000.
Sementara itu, harga buyback atau harga beli kembali emas oleh Antam berada di level Rp 2.612.000 per gram. Angka ini juga mengalami kenaikan sebesar Rp 35.000 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di Rp 2.577.000. Perbedaan antara harga jual dan harga beli (spread) hari ini mencapai Rp 191.000 per gram.
Dengan selisih harga jual dan beli yang cukup signifikan tersebut, investasi emas batangan lebih disarankan untuk jangka panjang. Tujuannya, agar potensi kenaikan harga di masa depan dapat menutupi selisih biaya yang ada dan pada akhirnya menghasilkan keuntungan.
Apa Sebenarnya Perbedaan Harga Emas Per Gram dan Harga Buyback Antam?
PT Aneka Tambang (ANTM) menerapkan dua jenis harga yang berbeda dalam operasional penjualan dan pembelian emas batangan di gerai Logam Mulia. Perbedaan ini penting untuk dipahami oleh para investor.
* Harga Emas: Merupakan harga yang berlaku ketika Anda membeli emas dari gerai Logam Mulia. Sebagai contoh, jika Anda melakukan pembelian pada hari ini, maka harga yang berlaku adalah Rp 2.803.000 per gram.
* Harga Buyback: Merupakan harga yang berlaku ketika Anda menjual kembali emas yang Anda miliki ke gerai Logam Mulia. Jika Anda memutuskan untuk menjual kembali emas Anda pada hari yang sama dengan pembelian, maka emas Anda hanya akan dihargai Rp 2.612.000 per gram.
Setiap investor emas batangan sebaiknya memahami perbedaan mendasar antara kedua harga ini. Dengan demikian, Anda dapat menghitung potensi keuntungan dan kerugian investasi secara lebih akurat dan menghindari kesalahpahaman.
Bagaimana Cara Menghitung Potensi Untung Rugi Investasi Emas Antam Berdasarkan Periode Pembelian?
Berikut adalah simulasi perhitungan potensi keuntungan atau kerugian yang mungkin dialami investor jika menjual emasnya hari ini (dengan harga buyback Rp 2.612.000 per gram), berdasarkan waktu pembelian di masa lalu:
| Tanggal Pembelian | Harga Beli Lama (per gram) | Harga Buyback Hari Ini | Potensi Laba/Rugi (%) | Status Investasi |
| :—————- | :————————– | :——————— | :——————— | :—————- |
| 18 Mei 2026 | Rp 2.764.000 | Rp 2.612.000 | -5.50% | Rugi |
| 25 April 2026 | Rp 2.825.000 | Rp 2.612.000 | -7.54% | Rugi |
| 25 Februari 2026 | Rp 3.023.000 | Rp 2.612.000 | -13.60% | Rugi |
| 25 November 2025 | Rp 2.380.000 | Rp 2.612.000 | +9.75% | Untung |
| 25 Agustus 2025 | Rp 1.929.000 | Rp 2.612.000 | +35.41% | Untung |
| 25 Mei 2025 | Rp 1.930.000 | Rp 2.612.000 | +35.34% | Untung |
| 25 Februari 2025 | Rp 1.707.000 | Rp 2.612.000 | +53.02% | Untung |
| 25 November 2024 | Rp 1.539.000 | Rp 2.612.000 | +69.72% | Untung |
| 25 Agustus 2024 | Rp 1.420.000 | Rp 2.612.000 | +83.94% | Untung |
Ringkasan
Harga emas Antam pada 25 Mei menunjukkan kenaikan, dengan harga jual Rp 2.803.000 per gram dan harga buyback Rp 2.612.000 per gram. Terdapat perbedaan harga yang signifikan antara harga jual dan harga beli kembali (buyback), yaitu sebesar Rp 191.000 per gram.
Investasi emas batangan Antam disarankan untuk jangka panjang mengingat selisih harga jual dan buyback. Simulasi perhitungan keuntungan dan kerugian berdasarkan tanggal pembelian menunjukkan bahwa investor yang membeli emas dalam beberapa bulan terakhir mengalami kerugian jika menjual hari ini, sementara yang membeli lebih dari setahun lalu umumnya meraih keuntungan.