GPSO Bidik Akuisisi 99% di Tiga Perusahaan, Peluang Investasi Menarik?

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) Berpeluang Tingkatkan Akuisisi Tiga Perusahaan Afiliasi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) membuka kemungkinan untuk mengakuisisi hampir seluruh saham dari tiga perusahaan afiliasi yang saat ini sedang dalam proses penjajakan. Langkah ini merupakan peningkatan signifikan dari rencana awal yang menargetkan kepemilikan sebesar 70%.

Dionysius Tjokro, Direktur Utama PT Geoprima Solusi Tbk, mengungkapkan bahwa perseroan berpotensi menambah kepemilikan saham hingga mencapai 99,99% pada PT Pulogadung Tempajaya (PTJ), PT Tjokro Bersaudara Komponenindo (TBK), dan PT Jakarta Marten Logamindo (JML).

“Ada kemungkinan perseroan menambah jumlah saham hingga mencapai 99,99%,” ujar Dionysius dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026).

Sebelumnya, pada 20 Januari 2026, GPSO telah menandatangani perjanjian awal untuk mengakuisisi 70% saham di masing-masing dari ketiga perusahaan tersebut, dengan nilai transaksi keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 700 miliar.

Rencana peningkatan porsi kepemilikan ini mencerminkan ambisi perusahaan untuk memperkuat kendali atas rantai bisnis yang terintegrasi. Kepemilikan mayoritas hingga hampir penuh diyakini akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal konsolidasi keuangan, pengambilan keputusan strategis, serta optimalisasi sinergi antar entitas anak perusahaan.

Ketiga perusahaan yang menjadi target akuisisi tersebut merupakan bagian integral dari ekosistem manufaktur Tjokro Group. Mereka terlibat dalam berbagai proses penting seperti forging, machining, hingga heat treatment, yang merupakan mata rantai produksi krusial dalam industri komponen.

Dengan potensi peningkatan kepemilikan ini, GPSO berpeluang untuk mengonsolidasikan seluruh lini produksi dari hulu hingga hilir secara lebih kokoh. Hal ini sekaligus akan memperkuat posisi Perseroan sebagai pemain yang terintegrasi di industri manufaktur komponen.

Langkah strategis ini juga menandai era ekspansi pasca perubahan pengendali, dengan fokus utama pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Terkait dengan pendanaan rencana akuisisi tersebut, manajemen GPSO sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan berbagai opsi. Alternatif pendanaan yang dikaji meliputi pinjaman perbankan, penerbitan instrumen utang, hingga penerbitan saham baru melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

GPSO juga menjajaki skema share swap atau inbreng saham, penerbitan surat utang berbunga rendah, serta opsi pembelian hak pengelolaan jangka panjang dengan opsi beli.

Proses kajian dan persiapan transaksi saat ini masih berlangsung. GPSO menargetkan pelaksanaan due diligence hingga April 2026, yang akan diikuti dengan pengajuan pendanaan dan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2026.

“Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, perseroan menargetkan pelaksanaan rights issue dan penyelesaian transaksi pada Desember 2026,” pungkas Dionysius.

Ringkasan

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) berencana meningkatkan akuisisi saham di tiga perusahaan afiliasi, yaitu PT Pulogadung Tempajaya (PTJ), PT Tjokro Bersaudara Komponenindo (TBK), dan PT Jakarta Marten Logamindo (JML), hingga mencapai 99,99%. Sebelumnya, GPSO berencana mengakuisisi 70% saham. Peningkatan kepemilikan ini bertujuan memperkuat kendali atas rantai bisnis dan optimalisasi sinergi antar anak perusahaan.

Dana untuk akuisisi ini akan diperoleh melalui berbagai opsi, termasuk pinjaman bank, penerbitan instrumen utang, rights issue, share swap, atau opsi pembelian hak pengelolaan jangka panjang. GPSO menargetkan due diligence selesai pada April 2026, persetujuan RUPSLB pada Juni 2026, dan penyelesaian transaksi pada Desember 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *