Glencore Raup Untung Ratusan Miliar dari Jual Saham NCKL

Shoesmart.co.id JAKARTA. Kabar penting datang dari dunia pasar modal Indonesia, di mana PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), atau yang dikenal luas sebagai Harita Nickel, mengumumkan adanya perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan sahamnya. Salah satu investor strategis utamanya, Glencore International Investment Ltd, telah secara bertahap mengurangi porsi kepemilikan saham NCKL.

Glencore International Investment Ltd sendiri merupakan entitas raksasa di sektor pertambangan dan perdagangan komoditas global yang berbasis di Swiss, menjadikannya pemain penting yang gerak-geriknya selalu menjadi sorotan dalam setiap langkah investasinya.

Dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), terungkap bahwa Glencore melancarkan serangkaian penjualan saham NCKL sebanyak lima kali berturut-turut dalam rentang waktu yang relatif singkat. Serangkaian transaksi ini menunjukkan pergerakan strategis dari investor global tersebut di pasar saham nikel.

Penjualan pertama tercatat pada tanggal 29 Desember 2025, di mana Glencore melepas 3.281.900 saham NCKL dengan harga Rp 1.129 per saham. Dari transaksi ini, dana segar senilai Rp 3.705.265.100 berhasil dibukukan. Sehari berselang, pada 30 Desember 2025, penjualan kedua dilakukan dengan melepaskan 5.000.000 saham pada harga Rp 1.137 per saham, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 5.685.000.000.

Cermati Rekomendasi Saham dan Target Harga Adhi Karya (ADHI)

Aktivitas penjualan berlanjut memasuki tahun baru. Pada 2 Januari 2026, Glencore kembali menjual 10.000.000 saham NCKL seharga Rp 1.167 per saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 11.670.000.000. Tak berhenti di situ, transaksi keempat yang cukup signifikan terjadi pada 6 Januari 2026, di mana Glencore menjual 64.237.600 saham dengan harga Rp 1.288 per saham, menghasilkan dana sebesar Rp 82.738.028.800.

Puncak dari serangkaian penjualan ini tercatat pada 7 Januari 2026, ketika Glencore melego 122.450.600 saham NCKL dengan harga Rp 1.414 per saham. Transaksi ini menyumbang nilai fantastis sebesar Rp 173.145.148.400, menandai penjualan dengan volume dan nilai terbesar dalam periode tersebut.

Secara kumulatif, dalam periode antara akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, Glencore berhasil menjual total 204.970.100 saham NCKL. Dari seluruh transaksi tersebut, Glencore melaporkan telah memperoleh keuntungan sebesar Rp 276.943.442.300.

“Tujuan dari transaksi ini adalah penjualan saham dengan status kepemilikan langsung,” demikian pernyataan resmi Glencore International Investment Ltd dalam keterbukuan informasi yang dirilis pada Jumat (9/1/2026).

Sebagai dampak langsung dari serangkaian penjualan ini, kepemilikan saham Glencore International Investment Ltd di Harita Nickel (NCKL) mengalami penurunan yang nyata. Jumlah saham NCKL yang semula dipegang oleh Glencore sebanyak 4.534.708.000 saham atau setara dengan 7,20% dari total saham perusahaan, kini berkurang menjadi 4.329.737.900 saham, yang merepresentasikan 6,87% kepemilikan. Penurunan ini mencerminkan strategi divestasi parsial yang dilakukan oleh salah satu investor terkemuka di sektor pertambangan nikel, Harita Nickel.

Ringkasan

Glencore International Investment Ltd, perusahaan pertambangan dan perdagangan komoditas global, telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel. Glencore melakukan serangkaian penjualan saham NCKL sebanyak lima kali berturut-turut dari akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Tujuan transaksi ini adalah penjualan saham dengan status kepemilikan langsung.

Secara kumulatif, Glencore berhasil menjual total 204.970.100 saham NCKL dan memperoleh keuntungan sebesar Rp 276.943.442.300. Akibatnya, kepemilikan Glencore di Harita Nickel turun dari 7,20% menjadi 6,87%. Penurunan ini mencerminkan strategi divestasi parsial oleh investor tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *