Glencore Jual Sebagian Saham CITA dan NCKL: Apa Dampaknya?

Shoesmart.co.id – JAKARTA — Kabar terbaru dari pasar modal menunjukkan adanya pergerakan dari salah satu investor besar, Glencore International Investments Ltd. Perusahaan investasi global ini terpantau mengurangi kepemilikannya di dua perusahaan tambang Indonesia, yaitu PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL), atau yang lebih dikenal dengan Harita Nickel.

Berdasarkan data terbaru dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang diperbarui pada 20 Januari 2026, Glencore telah melakukan pelepasan sebagian sahamnya di CITA dan NCKL. Jumlah saham yang dilepas masing-masing mencapai 248.400 lembar saham CITA dan 53,09 juta lembar saham NCKL.

Aksi korporasi ini berimplikasi pada perubahan persentase kepemilikan Glencore di kedua perusahaan. Pada Cita Mineral Investindo, kepemilikan Glencore menyusut tipis dari 1,252 miliar (1.252.285.384) lembar saham, atau setara dengan 31,62%, menjadi 1,252 miliar (1.252.036.984) lembar saham, yang setara dengan 31,61%.

Sementara itu, perubahan lebih signifikan terjadi pada kepemilikan Glencore di Trimegah Bangun Persada (Harita Nickel). Data per 20 Januari 2026 menunjukkan kepemilikan Glencore tercatat sebanyak 4,13 miliar lembar saham NCKL, atau setara dengan 6,56%. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan posisi sebelumnya yang mencapai 4,19 miliar lembar saham (6,64%).

Citibank, N. A. ditunjuk sebagai rekening efek yang digunakan oleh Glencore International Investment dalam proses pelepasan saham CITA dan NCKL ini.

Sebagai informasi tambahan, Glencore dikenal sebagai salah satu pemegang saham signifikan di baik CITA maupun NCKL, dengan porsi kepemilikan yang melampaui ambang batas kepemilikan strategis.

Di Balik Aksi Glencore Divestasi Saham Harita Nickel (NCKL)

Melihat data historis, Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Desember 2025 mencatat Glencore memiliki 1,25 miliar lembar saham CITA, yang setara dengan 31,64%. Pada periode yang sama, Glencore tercatat menggenggam 4,53 miliar lembar saham NCKL atau setara dengan 7,19% kepemilikan di Harita Nickel.

Berdasarkan laporan tersebut, dapat dihitung bahwa sepanjang bulan berjalan hingga 20 Januari 2026, Glencore telah melepas sebanyak 1.006.300 lembar saham CITA.

Lebih lanjut, untuk saham NCKL, Glencore tercatat telah melepas sebanyak 395,29 juta lembar saham sepanjang bulan berjalan hingga 20 Januari 2026.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

Glencore International Investments Ltd. mengurangi kepemilikannya di PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) atau Harita Nickel. Pelepasan saham tercatat di KSEI pada 20 Januari 2026, dengan jumlah saham yang dilepas sebanyak 248.400 lembar CITA dan 53,09 juta lembar NCKL.

Akibat aksi korporasi ini, kepemilikan Glencore di CITA menyusut tipis menjadi 31,61%, sedangkan di NCKL turun menjadi 6,56%. Citibank, N. A. ditunjuk sebagai rekening efek dalam proses pelepasan saham tersebut. Data historis menunjukkan Glencore secara total telah melepas 1.006.300 lembar saham CITA dan 395,29 juta lembar saham NCKL hingga 20 Januari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *