Shoesmart.co.id – Harga emas Antam menunjukkan tren kenaikan yang signifikan pada perdagangan Selasa (19/8), tercatat melonjak Rp 6.000 menjadi Rp 1.897.000 per gram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi awal pekan yang berada di level Rp 1.894.000 per gram.
Tak hanya harga jual, nilai buyback emas atau penjualan kembali juga mengalami pergerakan positif. Terkini, harga buyback tercatat Rp 1.743.000 per gram, menunjukkan kenaikan sebesar Rp 3.000. Angka ini lebih tinggi dibandingkan harga buyback sebelumnya yang berada di level Rp 1.740.000 per gram. Dengan demikian, masyarakat yang ingin menjual koleksi emasnya kini dapat memperoleh harga yang lebih menguntungkan.
Bagi pemilik emas batangan yang telah berinvestasi sejak November 2022, momen ini menjadi sangat menguntungkan. Pasalnya, pada 26 November 2022, harga emas berada di level Rp 936.000 per gram. Sebagai ilustrasi, jika seseorang memiliki 5 gram emas yang dibeli seharga Rp 4.680.000 pada waktu itu, kini dapat menjualnya seharga Rp 8.715.000 (belum termasuk pajak). Penjualan ini menghasilkan keuntungan total sebesar Rp 4.035.000, sebuah “cuan” yang tidak sedikit dari investasi emas.
Di sisi lain, pasar emas global juga menunjukkan dinamikanya. Mengutip laporan Reuters, harga emas sebagian besar stabil seiring fokus investor tertuju pada pertemuan penting Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan para pemimpin Ukraina dan Eropa, serta simposium tahunan Federal Reserve di Jackson Hole yang dijadwalkan minggu ini. Peristiwa-peristiwa ini memiliki potensi besar untuk memengaruhi sentimen pasar.
Secara lebih spesifik, harga emas spot global terpantau turun tipis menjadi USD 3.333,32 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga ditutup 0,1 persen lebih rendah, berada di level USD 3.378. Penguatan dolar AS sebesar 0,3 persen turut memengaruhi, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Di tengah berbagai faktor ini, pasar telah memperhitungkan adanya pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin. Ada kemungkinan kecil pemotongan yang lebih besar, yakni 50 basis poin, yang berpotensi mendorong harga emas lebih tinggi lagi. Perlu diketahui bahwa emas cenderung berkinerja kuat dalam lingkungan dengan suku bunga rendah dan tingkat ketidakpastian yang tinggi.
Berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini dari berbagai pecahan, yang tersedia di Butik Emas LM, Graha Dipta pada Selasa (19/8), belum termasuk pajak:
Harga emas 1 gram: Rp 1.897.000
Harga emas 5 gram: Rp 9.260.000
Harga emas 10 gram: Rp 18.465.000
Harga emas 25 gram: Rp 46.037.000
Harga emas 50 gram: Rp 91.995.000
Harga emas 100 gram: Rp 183.912.000
Harga emas 250 gram: Rp 459.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 918.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.837.600.000
Ringkasan
Harga emas Antam pada hari Selasa (19/8) mengalami kenaikan, dengan harga jual mencapai Rp 1.897.000 per gram dan harga buyback sebesar Rp 1.743.000 per gram. Kenaikan ini memberikan keuntungan bagi investor yang telah membeli emas sejak November 2022, di mana harga emas saat itu jauh lebih rendah.
Di pasar global, harga emas terpantau stabil, terpengaruh oleh pertemuan penting antara Presiden AS dan para pemimpin Eropa serta simposium Federal Reserve. Harga emas spot global sedikit turun, sementara harga emas berjangka AS juga mengalami penurunan tipis, dipengaruhi oleh penguatan dolar AS.