Shoesmart.co.id, JAKARTA. Kabar gembira datang dari sektor energi. PT Elnusa Tbk (ELSA), emiten yang bergerak di bidang jasa migas, berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Elnusa menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan. Pendapatan ELSA melesat 8,29% secara year on year (yoy) menjadi Rp 14,50 triliun pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup besar dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 13,39 triliun.
Kontributor utama pendapatan ELSA pada tahun 2025 berasal dari segmen penjualan barang dan jasa distribusi serta logistik energi, dengan nilai mencapai Rp 8,95 triliun. Diikuti oleh segmen jasa hulu migas terintegrasi sebesar Rp 4,15 triliun, dan jasa penunjang migas sebesar Rp 1,89 triliun. Setelah dikurangi eliminasi sebesar Rp 494,72 miliar, total pendapatan Elnusa menunjukkan performa yang mengesankan.
Kuota RKAB dan Proyek HPAL Dorong Prospek Saham Vale Indonesia (INCO)
Seiring dengan peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan ELSA juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 8,12% yoy menjadi Rp 13,05 triliun pada tahun 2025, dibandingkan dengan Rp 12,07 triliun pada tahun sebelumnya.
Namun demikian, ELSA tetap mampu mencetak laba kotor sebesar Rp 1,45 triliun pada tahun 2025, yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 9,85% yoy dibandingkan dengan laba kotor perusahaan pada tahun 2024 yang sebesar Rp 1,32 triliun.
Dari sisi pengeluaran, beban penjualan ELSA tercatat meningkat signifikan sebesar 66,07% yoy menjadi Rp 7,44 miliar pada tahun 2025, dari sebelumnya Rp 4,48 miliar. Beban umum dan administrasi juga mengalami kenaikan sebesar 15,78% yoy menjadi Rp 596,30 miliar pada tahun 2025, dibandingkan dengan Rp 515,01 miliar pada tahun sebelumnya. Kabar baiknya, beban keuangan ELSA justru mengalami penurunan sebesar 22,24% yoy dari Rp 124,60 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp 96,89 miliar pada tahun 2025.
Bidik Potensi US$ 12 Miliar Industri Digital, Simak Strategi Anak Usaha TLKM, Nuon
Pada penghujung tahun 2025, ELSA berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 718,41 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 0,66% yoy dibandingkan dengan laba bersih perusahaan pada tahun 2024 yang sebesar Rp 713,67 miliar.
Secara keseluruhan, ELSA memiliki total aset sebesar Rp 10,96 triliun pada akhir tahun 2025, yang terdiri dari liabilitas sebesar Rp 5,65 triliun dan ekuitas sebesar Rp 5,31 triliun. Kinerja positif ini menunjukkan bahwa Elnusa berada pada jalur yang tepat dalam mengembangkan bisnisnya di sektor energi.
Ringkasan
PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan kinerja keuangan yang positif di tahun 2025 dengan pendapatan mencapai Rp 14,50 triliun, meningkat 8,29% secara year on year. Kontributor utama pendapatan berasal dari segmen penjualan barang dan jasa distribusi serta logistik energi, diikuti oleh jasa hulu migas terintegrasi dan jasa penunjang migas.
Meskipun beban pokok pendapatan dan beban penjualan meningkat, ELSA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 718,41 miliar, naik 0,66% dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset perusahaan tercatat sebesar Rp 10,96 triliun, terdiri dari liabilitas Rp 5,65 triliun dan ekuitas Rp 5,31 triliun, menandakan prospek yang baik bagi perusahaan di sektor energi.