Efek Musiman Angkat Pasar Saham: Sektor Ritel & Transportasi Untung!

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar saham Indonesia bersiap memasuki periode musiman yang selalu dinanti investor: perayaan Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadan. Dimulai pekan depan, momentum ini diyakini akan memberikan angin segar, terutama bagi emiten di sektor ritel, seiring dengan meningkatnya gelombang belanja masyarakat.

Dipta Daniswara, Junior Research Analyst dari Sinarmas Sekuritas, melihat kedekatan Imlek dan Ramadan sebagai peluang untuk memperpanjang efek musiman pada pola konsumsi. “Kombinasi ini didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat, kebutuhan belanja sehari-hari yang meningkat, serta lonjakan penggunaan data dan transaksi digital,” jelasnya.

Bursa Saham Asia Awal Pekan, Kospi & Nikkei Bisa Menguat di Tengah Sentimen Global

Lantas, emiten mana saja yang berpotensi meraup untung? Dipta menyoroti sektor consumer retail seperti PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sebagai kandidat kuat. Kenaikan konsumsi langsung berdampak positif pada kinerja mereka.

Selain itu, sektor transportasi seperti PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) juga berpotensi terdongkrak seiring meningkatnya mobilitas mudik. Tak ketinggalan, sektor telekomunikasi seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Indosat Tbk (ISAT) diprediksi akan menikmati lonjakan trafik data.

“Secara historis, IHSG cenderung sideways saat Ramadan karena investor lebih berhati-hati (risk-off) menjelang libur panjang. Strateginya adalah akumulasi selektif pada sektor yang diuntungkan konsumsi dan mobilitas, dengan tetap disiplin pada analisis teknikal dan manajemen risiko,” saran Dipta kepada Kontan, Jumat (13/2/2/2026).

Senada dengan Dipta, Analis fundamental BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, mengamini bahwa momentum Imlek dan Ramadan yang berdekatan menjadi katalis positif. “Ini memperpanjang periode belanja masyarakat, mulai dari awal tahun hingga menjelang Lebaran,” ungkap Abida kepada Kontan, Minggu (15/2/2026).

“Permintaan biasanya meningkat untuk kebutuhan rumah tangga, fesyen, serta produk gaya hidup,” lanjutnya.

Abida pun berpendapat bahwa emiten seperti ACES, AMRT, dan MAPI berpotensi mencatat kinerja yang lebih kuat.

Alasannya, AMRT diuntungkan dari peningkatan penjualan kebutuhan pokok selama Ramadan, MAPI didorong oleh tingginya permintaan fesyen dan gaya hidup menjelang Lebaran, sementara ACES berpeluang mendapatkan tambahan transaksi dari belanja kebutuhan rumah tangga dan produk musiman.

Dari sisi rekomendasi saham, Abida merekomendasikan “beli” untuk ACES dengan target harga Rp 450, MAPI dengan target harga Rp 1.500, dan AMRT dengan target harga Rp 2.000. Ketiganya dinilai memiliki posisi pasar yang kuat dan berpotensi besar untuk memanfaatkan momentum konsumsi domestik pada tahun 2026.

Momen Imlek dan Ramadan Bawa Berkah ke Emiten Ritel, Ini Pilihan Sahamnya

Sementara itu, Dipta menyarankan investor untuk memperhatikan saham-saham di sektor terkait yang masih menunjukkan tren bullish, seperti AKRA dan ASSA di sektor transportasi, serta TLKM dan ISAT di sektor telekomunikasi. Di sisi lain, sektor consumer retail diperkirakan akan bergerak lebih moderat.

Ringkasan

Pasar saham Indonesia diantisipasi memasuki periode musiman yang menguntungkan, yaitu perayaan Imlek dan Ramadan, yang diperkirakan mendorong peningkatan konsumsi. Sektor ritel seperti ACES, AMRT, MAPI, HERO, dan ERAA diprediksi akan diuntungkan oleh gelombang belanja masyarakat. Selain ritel, sektor transportasi seperti JSMR, AKRA, dan ASSA, serta telekomunikasi seperti TLKM dan ISAT juga berpotensi meningkat seiring dengan mobilitas dan penggunaan data yang lebih tinggi.

Analis merekomendasikan akumulasi selektif pada saham-saham di sektor yang diuntungkan oleh konsumsi dan mobilitas, dengan tetap memperhatikan analisis teknikal dan manajemen risiko. Saham-saham seperti ACES, AMRT, dan MAPI direkomendasikan dengan rating “beli” karena posisi pasar yang kuat dan potensi memanfaatkan momentum konsumsi domestik. Selain itu, saham AKRA, ASSA, TLKM, dan ISAT juga menarik untuk diperhatikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *