Shoesmart.co.id, JAKARTA — Pergerakan investor besar di pasar modal selalu menjadi perhatian. Kali ini, Djoni, seorang investor kakap asal Jambi, terpantau mengurangi kepemilikan sahamnya di emiten teknologi, PT Menn Teknologi Indonesia (MENN), pada Januari 2026. Aksi korporasi ini tentu memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pelaku pasar.
Sebelumnya, berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir 31 Desember 2025, Djoni tercatat memegang 250 juta lembar saham MENN, yang setara dengan 17,43% dari total saham beredar. Namun, perubahan signifikan terlihat pada data yang dirilis oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Data KSEI per 15 Januari 2026 menunjukkan bahwa jumlah saham MENN yang dikuasai Djoni menyusut menjadi 73 juta lembar, atau hanya sekitar 5,09%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa selama bulan Januari 2026, Djoni telah melepas sebanyak 177 juta lembar saham MENN ke pasar.
Lantas, apa yang membuat Djoni mengurangi kepemilikannya di MENN? Pertanyaan ini tentu menjadi sorotan. PT Menn Teknologi Indonesia sendiri merupakan perusahaan teknologi yang fokus pada pengembangan solusi sistem informasi berbasis internet of things (IoT), khususnya untuk sektor transportasi cerdas dan logistik. Bidang ini memiliki potensi pertumbuhan yang besar di era digital ini.
Selain Djoni, nama Jora Nilam Judge juga tercatat sebagai pemegang saham pengendali Menn Teknologi Indonesia. Per 31 Desember 2025, Jora Nilam Judge menggenggam 263,5 juta lembar saham MENN, yang setara dengan 18,37% kepemilikan. Pergerakan saham oleh para pemegang saham pengendali seperti Djoni dan Jora Nilam Judge akan terus dipantau oleh investor dan pelaku pasar.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Ringkasan
Djoni, seorang investor besar, mengurangi kepemilikan sahamnya di PT Menn Teknologi Indonesia (MENN) secara signifikan pada Januari 2026. Jumlah saham yang dimilikinya menyusut dari 250 juta lembar (17,43%) menjadi hanya 73 juta lembar (5,09%) pada pertengahan Januari.
Penjualan ini setara dengan 177 juta lembar saham MENN yang dilepas ke pasar. MENN adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada solusi sistem informasi berbasis internet of things (IoT). Pergerakan saham oleh pemegang saham pengendali seperti Djoni akan terus dipantau oleh investor.