Direksi Bank Mandiri Borong Saham BMRI: Harga & Analisisnya

Shoesmart.co.id – JAKARTA. Kabar terbaru datang dari jajaran direksi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Sunarto, salah satu direktur di bank pelat merah ini, menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan tempat ia berkarya.

Informasi ini terungkap dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/5/2026). Sunarto diketahui membeli sebanyak 800.000 lembar saham BMRI dengan harga Rp 4.450 per saham.

Dengan transaksi ini, Sunarto menggelontorkan dana sebesar Rp 3,56 miliar untuk memperbesar porsi kepemilikannya di Bank Mandiri. Dalam laporannya, Sunarto menjelaskan bahwa pembelian saham ini bertujuan untuk investasi, dan transaksi tersebut dilakukan pada tanggal 4 Mei 2026.

OJK Terbitkan Aturan Produk Investasi Bank Syariah, Perkuat Daya Saing Industri

Pembelian ini secara signifikan meningkatkan jumlah saham BMRI yang dimiliki Sunarto. Semula, ia memiliki 1 juta unit saham, dan kini bertambah menjadi 1,8 juta unit saham. Kepemilikan ini setara dengan 0,0002% hak suara di Bank Mandiri.

Pergerakan saham BMRI pada pagi hari ini menunjukkan tren positif. Saham dibuka pada harga Rp 4.560, naik 1,1% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya. Bahkan, harga saham BMRI terus menunjukkan penguatan selama perdagangan, mencapai level tertinggi dalam sepekan terakhir di angka Rp 4.600.

Sebagai informasi tambahan, Bank Mandiri akan membagikan dividen senilai Rp 376,95 per saham. Tanggal cum date dividen adalah 8 Mei 2026, ex date pada 11 Mei 2026, pencatatan (recording date) pada 12 Mei 2026, dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 25 Mei 2026.

OJK Susun Rancangan POJK tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Modal Ventura

Secara keseluruhan, total dividen yang akan dibagikan oleh BMRI mencapai angka fantastis, yaitu Rp 44,47 triliun atau setara dengan Rp 476,95 per saham. Jumlah ini mencerminkan 79% dari total laba bersih perseroan pada tahun 2025.

Ringkasan

Direktur Bank Mandiri, Sunarto, menambah kepemilikan saham BMRI dengan membeli 800.000 lembar saham seharga Rp 4.450 per saham, menghabiskan dana sebesar Rp 3,56 miliar. Pembelian ini dilakukan pada 4 Mei 2026 dan bertujuan untuk investasi, meningkatkan kepemilikan Sunarto menjadi 1,8 juta unit saham atau 0,0002% hak suara.

Saham BMRI menunjukkan tren positif dengan kenaikan harga, mencapai level tertinggi dalam sepekan terakhir. Bank Mandiri juga akan membagikan dividen senilai Rp 476,95 per saham, dengan cum date 8 Mei 2026 dan pembayaran pada 25 Mei 2026. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp 44,47 triliun, setara dengan 79% laba bersih perseroan tahun 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *