Danantara Incar Saham Ojol? Evaluasi Peluang Investasi Menggeliat!

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara menegaskan komitmennya untuk terus mengevaluasi dan secara disiplin menilai setiap peluang investasi yang ada. Penegasan ini muncul di tengah ramainya perbincangan mengenai potensi pembelian saham perusahaan aplikasi ojek online (ojol) oleh sovereign wealth fund tersebut.

Kabar mengenai Danantara yang berpotensi mengakuisisi saham aplikator ojol pertama kali diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, pemerintah, melalui Danantara, telah membeli saham aplikator ojol dengan tujuan mulia, yaitu menurunkan potongan komisi bagi para pengemudi ojol menjadi 8%, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Danantara Indonesia secara berkelanjutan melakukan evaluasi terhadap berbagai peluang. Hal ini sejalan dengan mandat kami untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi Indonesia,” ungkap Tim Komunikasi Danantara Indonesia saat dihubungi oleh Antara, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga: Danantara Jadi Pemegang Saham Ojol, Analis Sebut Keuntungannya

Lebih lanjut, Danantara memastikan akan tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian dalam menilai setiap peluang investasi. Penilaian akan didasarkan pada kesesuaian strategis, fundamental perusahaan, profil risk-return, serta potensi penciptaan nilai jangka panjang, yang semuanya selaras dengan tahapan investasi yang telah ditetapkan.

“Kami tetap disiplin dalam menilai peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, dan penciptaan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi yang telah kami tetapkan,” tegas Tim Komunikasi Danantara.

Baca Juga: CTO Danantara dan Prabowo Bahas Program Ekonomi dan Edukasi

Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa dengan masuknya pemerintah, melalui Danantara, sebagai pemegang saham di sejumlah aplikator ojol, sistem dan kebijakan aplikator secara bertahap akan disesuaikan.

Namun, prioritas utama pemerintah, menurut Dasco, adalah berupaya menurunkan besaran potongan komisi yang selama ini dibebankan kepada para pengemudi ojol.

Baca Juga: Dasco: Danantara Beli Sebagian Saham Aplikator Ojol Demi Turunkan Potongan jadi 8%

“Paling utama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20% atau 10%, ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8% dari yang dikumpulkan,” jelas Dasco.

Terkait dengan pembahasan status hubungan kerja antara pengemudi ojol dan aplikator, Dasco menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam tahap simulasi.

Di sisi lain, ia memastikan bahwa organisasi-organisasi yang menaungi para pengemudi ojol akan dilibatkan secara aktif dalam proses pengambilan kebijakan tersebut.

“Organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk,” imbuh Dasco.

Sebagai informasi tambahan, Presiden RI Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur pemangkasan potongan pendapatan yang diambil oleh perusahaan aplikator dari pengemudi ojek online menjadi 8%.

“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10%, harus di bawah 10%,” tegas Prabowo.

Ringkasan

Danantara, BPI Daya Anagata Nusantara, menyatakan akan terus mengevaluasi peluang investasi, termasuk potensi pembelian saham perusahaan aplikasi ojek online (ojol). Hal ini menyusul kabar dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang menyatakan pemerintah melalui Danantara telah membeli saham aplikator ojol untuk menurunkan komisi pengemudi menjadi 8% sesuai arahan Presiden Prabowo.

Danantara menekankan prinsip kehati-hatian dalam menilai investasi berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental perusahaan, profil risk-return, dan potensi nilai jangka panjang. Pemerintah memprioritaskan penurunan potongan komisi aplikator, dan organisasi pengemudi ojol akan dilibatkan dalam pengambilan kebijakan. Presiden Prabowo juga telah menandatangani Perpres yang mengatur pemangkasan potongan pendapatan aplikator menjadi 8%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *