Cum Date Dividen Saham Blue Chip: Yield Tinggi, Layak Beli?

Shoesmart.co.id Jakarta. Jangan lewatkan kesempatan terakhir untuk mendapatkan dividen dari salah satu saham blue chip terkemuka di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan potensi imbal hasil (yield) yang mencapai dua kali lipat bunga deposito bank. Simak jadwal pembayaran dan informasi terbaru mengenai dividen dari saham blue chip ini.

Saham blue chip, yang dikenal sebagai saham lapis satu, memiliki karakteristik likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar yang signifikan, mencapai puluhan hingga ratusan triliun rupiah. Di BEI, saham-saham blue chip menjadi bagian dari indeks utama seperti LQ45.

Saham LQ45 yang akan membagikan dividen sebesar Rp 29.200 per lot adalah PT Astra International Tbk (ASII). Pembayaran dividen saham ASII memasuki periode cum date pada hari ini, Selasa, 5 Mei 2026.

Cum dividen date merupakan batas akhir periode di mana investor yang membeli saham berhak untuk menerima pembayaran dividen. Bagi investor yang ingin memperoleh dividen, pembelian saham harus dilakukan selambat-lambatnya pada saat cum dividen date dan saham tersebut harus tetap dimiliki hingga tanggal pencatatan (recording date).

Jebakan Dividen Mengintai Investor, Cek Rekomendasi Saham dan Prospeknya

Mengutip pengumuman resmi dari laman ksei.co.id, ASII akan membagikan dividen tunai senilai Rp 292 per saham. Sebelumnya, perusahaan yang tergabung dalam Grup Astra ini telah membagikan dividen interim sebesar Rp 98 per saham.

Dengan demikian, total dividen yang dibagikan oleh ASII dari tahun buku 2025 adalah sebesar Rp 390 per saham.

Adapun tanggal terakhir perdagangan saham ASII yang masih memuat hak dividen atau cum date dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah pada 5 Mei 2026. Ini berarti, jika Anda mengincar dividen namun belum memiliki saham ASII, Anda masih memiliki kesempatan untuk membelinya paling lambat hari ini.

Bagi investor yang sudah memiliki saham ASII, penting untuk memegang saham tersebut hingga akhir perdagangan pasar pada 7 Mei 2026 agar tidak kehilangan hak dividen.

Pembayaran dividen kepada pemegang saham yang berhak akan dilakukan pada tanggal 25 Mei 2026.

Tonton: PLN Gaspol Energi Surya! Proyek PLTS 1,22 GW Disiapkan

Berikut adalah rincian jadwal dividen final ASII untuk tahun buku 2025:

* Cum Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 5 Mei 2026
* Ex Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 6 Mei 2026
* Cum Dividen (Pasar Tunai): 7 Mei 2026
* Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 7 Mei 2026
* Payment Date (Pembayaran Dividen): 25 Mei 2026

Sebagai informasi tambahan, harga saham ASII pada penutupan perdagangan Senin, 4 Mei 2026, berada di level Rp 6.075, mengalami kenaikan sebesar 100 poin atau 1,67% dibandingkan hari sebelumnya.

Dengan asumsi pembelian saham dilakukan pada harga tersebut, maka potensi yield dividen atau tingkat pengembalian dari investasi pada saham ASII adalah sekitar 4,8%.

Yield dividen saham ASII ini setara dengan dua kali lipat bunga deposito di bank umum yang umumnya berada di kisaran 2%-3% per tahun.

Tonton: Industri Rokok Padat Karya Tertekan, Wacana Kebijakan Baru Picu Kekhawatiran PHK

Rekomendasi Saham

Di tengah tren pelemahan harga saham dan momentum pembagian dividen, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, merekomendasikan accumulative buy untuk saham ASII dengan target harga Rp 7.900. Menurutnya, ASII memiliki prospek kinerja yang menjanjikan seiring dengan beroperasinya kembali bisnis tambang emas Martabe.

Sebelumnya, terhentinya operasional tambang emas Martabe turut memberikan tekanan pada kinerja ASII pada kuartal I-2025. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, ASII mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 78,66 triliun, mengalami penurunan sebesar 5,63% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan Rp 83,36 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk ASII juga mengalami penurunan sebesar 15,61% secara tahunan menjadi Rp 5,85 triliun pada kuartal I-2025, dibandingkan dengan Rp 6,93 triliun pada kuartal I-2024.

“(Martabe) Ini seharusnya bisa mendorong pemulihan margin karena tambang emas ini memiliki margin 8% yang jauh lebih tinggi dan stabil dibanding jasa batubara atau penjualan alat berat,” ujarnya saat dihubungi Kontan, Rabu (29/4/2026).

Selain itu, Nafan menambahkan bahwa pergerakan harga emas dunia yang masih kuat pada tahun buku 2026 dapat menjadi katalis positif tambahan dari Tambang Emas Martabe, yang akan membantu menyeimbangkan dan berfungsi sebagai lindung nilai (hedging).

ASII Chart by TradingView

Ringkasan

PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 292 per saham, sehingga total dividen dari tahun buku 2025 menjadi Rp 390 per saham. Cum date dividen saham ASII di pasar reguler dan negosiasi adalah pada 5 Mei 2026, dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 25 Mei 2026. Dengan harga saham ASII pada penutupan perdagangan 4 Mei 2026 sebesar Rp 6.075, potensi yield dividen adalah sekitar 4,8%, setara dengan dua kali lipat bunga deposito bank.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, merekomendasikan accumulative buy untuk saham ASII dengan target harga Rp 7.900, dengan melihat prospek kinerja yang menjanjikan seiring beroperasinya kembali bisnis tambang emas Martabe. Selain itu, pergerakan harga emas dunia yang masih kuat dapat menjadi katalis positif tambahan dari Tambang Emas Martabe, yang akan membantu menyeimbangkan dan berfungsi sebagai lindung nilai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *