Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal menunjukkan geliat yang signifikan. Data terbaru dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat lonjakan jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 17,46 juta per Juli 2025. Angka ini menandai pertumbuhan impresif sebesar 17,44% secara tahunan, sebuah indikasi kuat terhadap kepercayaan dan partisipasi publik dalam instrumen investasi.
Pertumbuhan investor yang masif ini tidak hanya merefleksikan tingginya minat berinvestasi, tetapi juga mendorong KSEI untuk terus memperkuat perlindungan investor. Guna memastikan keamanan dan transparansi bagi para investor, KSEI secara konsisten mengembangkan platform Acuan Kepemilikan Sekuritas atau AKSes.KSEI, yang telah menjadi tonggak penting sejak diluncurkan pada 18 Juni 2009.
AKSes.KSEI dirancang sebagai platform inovatif yang memungkinkan investor untuk memantau dan mengelola kepemilikan investasi pasar modal mereka dengan lebih mudah. Sejak tahun 2009, platform ini telah mengalami pengembangan dan rebranding dari nama sebelumnya, Investor Area, dengan tujuan menghadirkan pengalaman akses yang lebih cepat, nyaman, dan optimal bagi setiap investor.
Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menjelaskan kemudahan akses platform ini. “Cukup login ke AKSes.KSEI, investor dapat melakukan pengecekan langsung portofolio investasi pasar modal yang tercatat di KSEI,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis (14/8). Ini menegaskan komitmen KSEI dalam menyediakan sarana yang transparan untuk memantau aset investasi.
Untuk dapat memanfaatkan seluruh fitur AKSes.KSEI, investor hanya perlu memiliki Single Investor Identification (SID), yang secara otomatis diperoleh saat membuka rekening di perusahaan efek atau agen penjual reksa dana. Setelah itu, akun dapat dibuat dengan proses registrasi singkat melalui situs akses.ksei.co.id, diikuti dengan login menggunakan alamat email dan kata sandi yang telah didaftarkan.
Tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau portofolio, AKSes.KSEI juga menawarkan beragam fitur canggih lainnya. Di antaranya adalah kemampuan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara daring melalui fitur eASY.KSEI, mengakses informasi perpajakan, meninjau riwayat transaksi, mengunduh laporan mutasi selama 90 hari terakhir, hingga melihat data dividen dari emiten-emiten tertentu.
Seluruh data investasi yang ditampilkan di AKSes.KSEI sudah tercatat dan terkonsolidasi secara otomatis dalam sistem KSEI. Keunggulan ini berarti investor tidak perlu berpindah-pindah aplikasi, meskipun aset investasi mereka tersebar di berbagai perusahaan efek atau agen reksa dana, menjadikan pengelolaan investasi jauh lebih efisien dan terpadu.
KSEI: Sebanyak 40,6% Investor Menghadiri RUPS Emiten Secara Daring
Lebih lanjut, Samsul menambahkan bahwa mayoritas investor yang terdaftar di KSEI saat ini didominasi oleh generasi Z dan milenial muda, yaitu mereka yang berusia di bawah 30 tahun, dengan proporsi mencapai 54,23% dari total keseluruhan investor. Ini menunjukkan pergeseran demografi investor ke arah yang lebih muda.
Jumlah Investor Saham Syariah Terus Bertumbuh, Kinerja Indeks Lampaui IHSG
Dengan perkembangan ini, KSEI berharap pengembangan berkelanjutan AKSes.KSEI akan terus berfungsi sebagai sarana vital untuk perlindungan sekaligus memberikan kemudahan akses bagi seluruh investor pasar modal di Indonesia, mendukung pertumbuhan ekosistem investasi yang sehat dan inklusif.
Ringkasan
Jumlah investor pasar modal di Indonesia meningkat signifikan, mencapai 17,46 juta per Juli 2025. Untuk melindungi investor dan menyediakan akses yang mudah, KSEI mengembangkan platform AKSes.KSEI, yang memungkinkan investor memantau dan mengelola portofolio investasi mereka. Platform ini menawarkan kemudahan akses dan berbagai fitur seperti menghadiri RUPS daring, mengakses informasi perpajakan, dan melihat riwayat transaksi.
Investor dapat mengakses AKSes.KSEI setelah memiliki SID dan mendaftar di situs web. Data investasi yang ditampilkan terkonsolidasi secara otomatis dari berbagai perusahaan efek, sehingga memudahkan pengelolaan investasi. KSEI berharap pengembangan AKSes.KSEI akan terus mendukung pertumbuhan ekosistem investasi yang sehat dan inklusif, terutama bagi investor muda yang mendominasi pasar modal.