Shoesmart.co.id, JAKARTA – Bursa saham Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada perdagangan pagi ini. Pada hari Kamis, 2 April 2026, pukul 08.22 WIB, indeks Nikkei 225 terpantau stabil di angka 53.739,45. Sementara itu, indeks Hang Seng dibuka dengan penurunan tipis sebesar 0,16%, berada di level 25.254,49.
Di sisi lain, indeks Taiex terlihat menguat signifikan sebesar 0,76% hingga mencapai 33.425,94. Berbanding terbalik, indeks Kospi mengalami pelemahan sebesar 0,95% ke posisi 5.426,86. Indeks ASX 200 juga turut terkoreksi, meskipun tipis, sebesar 0,07% menjadi 8.665,5.
Pergerakan positif juga terlihat pada FTSE Straits Times yang menguat 0,44% ke level 4.997,82. Sementara itu, FTSE Malay KLCI justru mengalami penurunan sebesar 0,13% ke posisi 1.706,7.
Secara umum, pasar saham Asia-Pasifik dibuka dengan sedikit penguatan, mengikuti reli yang terjadi di Wall Street. Sentimen positif ini dipicu oleh harapan investor terhadap pidato Donald Trump, khususnya terkait ekspektasi bahwa ia akan mengupayakan pengakhiran konflik dengan Iran.
Wall Street Meroket! Saham Teknologi Pimpin Penguatan Bursa Saham AS
Sebelumnya, pada hari Rabu (1/4/2026) pagi waktu AS, Trump mengklaim bahwa “Presiden Rezim Baru” Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata kepada Amerika Serikat. Klaim ini segera dibantah oleh pihak Teheran.
Trump menambahkan bahwa AS akan “mempertimbangkan” tawaran tersebut, namun hanya setelah Selat Hormuz “terbuka, bebas, dan bersih,” sebagaimana ia sampaikan melalui platform Truth Social.
Perlu dicatat bahwa Trump sebelumnya menyatakan kesediaannya untuk mengakhiri kampanye militer AS terhadap Iran bahkan jika Selat Hormuz tetap tertutup, menurut laporan dari Wall Street Journal.
Kontrak berjangka saham AS menunjukkan perubahan yang minimal. Kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq-100 sedikit berada di atas garis datar, sementara kontrak berjangka Dow naik 13 poin, atau 0,03% lebih tinggi.
Pada sesi perdagangan sebelumnya di AS, indeks S&P 500 berhasil naik 0,72%, sementara Nasdaq Composite melonjak lebih tinggi dengan kenaikan sebesar 1,16%. Sejalan dengan itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebesar 0,48%.
Ringkasan
Bursa saham Asia pada Kamis, 2 April 2026, menunjukkan pergerakan yang beragam. Beberapa indeks seperti Nikkei 225 dan Hang Seng cenderung stabil atau mengalami penurunan tipis, sementara indeks Taiex dan FTSE Straits Times terlihat menguat. Secara umum, pasar Asia-Pasifik dibuka dengan penguatan, mengikuti reli di Wall Street.
Sentimen positif di pasar global dipicu oleh harapan investor terhadap pidato Donald Trump, khususnya terkait potensi pengakhiran konflik dengan Iran. Meskipun klaim Trump mengenai permintaan gencatan senjata dari Iran dibantah, pasar tetap merespons positif, dengan indeks saham AS seperti S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatatkan kenaikan signifikan pada sesi sebelumnya.