BUMI: Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham, Kepemilikan Berubah!

JAKARTA – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi sorotan setelah salah satu pemegang saham utamanya, Chengdong Corporation, secara resmi mengumumkan aksi korporasi besar berupa penjualan sebagian sahamnya. Transaksi masif ini terjadi secara bertahap dalam kurun waktu antara 23 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, menandai sebuah divestasi signifikan dari kepemilikan Chengdong di emiten batubara Grup Bakrie ini.

Merujuk pada keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Chengdong Corporation melepas sebanyak 3.713.353.900 unit saham BUMI. Penjualan ini dilakukan pada rentang harga yang bervariasi, mulai dari Rp 363 per saham hingga Rp 461 per saham. Dari transaksi jumbo ini, Chengdong Corporation diperkirakan berpotensi meraup dana segar yang fantastis, berkisar antara Rp 1,35 triliun hingga Rp 1,71 triliun, sebuah nilai yang mencerminkan skala divestasi yang dilakukan.

Manajemen Chengdong Corporation secara eksplisit menyatakan tujuan di balik aksi ini. “Tujuan transaksi ini adalah untuk divestasi,” demikian bunyi pernyataan resmi mereka dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa, 13 Januari 2026. Penegasan ini mengindikasikan strategi korporasi yang lebih luas dari pihak Chengdong.

Akibat dari serial penjualan ini, porsi kepemilikan Chengdong Corporation terhadap saham BUMI mengalami penurunan signifikan. Sebelumnya, Chengdong memegang 22.276.410.130 saham atau setara dengan 5,99% dari total saham beredar. Kini, setelah transaksi, kepemilikan mereka menyusut menjadi 18.563.056.230 saham, yang merepresentasikan 4,99% dari kepemilikan di PT Bumi Resources Tbk.

Di tengah sentimen divestasi besar ini, pergerakan harga saham BUMI di lantai bursa juga menarik perhatian. Pada perdagangan intraday Selasa (13/1/2026), saham BUMI tercatat terkoreksi 5,05%, ditutup pada level Rp 414 per saham. Namun, perlu dicatat bahwa kinerja emiten batubara milik Grup Bakrie ini secara keseluruhan sejak awal tahun menunjukkan tren positif, dengan lonjakan 13,11% secara year to date (ytd), mengindikasikan ketahanan fundamentalnya di pasar.

Ringkasan

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi sorotan setelah Chengdong Corporation melakukan divestasi signifikan dengan melepas 3.713.353.900 unit saham. Transaksi ini berlangsung bertahap antara 23 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, pada rentang harga Rp 363 hingga Rp 461 per saham. Dari penjualan ini, Chengdong diperkirakan meraup dana segar antara Rp 1,35 triliun hingga Rp 1,71 triliun, dengan tujuan transaksi secara eksplisit adalah divestasi.

Akibat aksi korporasi ini, porsi kepemilikan Chengdong Corporation terhadap saham BUMI menurun dari 5,99% (22.276.410.130 saham) menjadi 4,99% (18.563.056.230 saham). Di tengah sentimen divestasi, harga saham BUMI tercatat terkoreksi 5,05% pada 13 Januari 2026. Meskipun demikian, kinerja saham BUMI secara keseluruhan menunjukkan tren positif dengan lonjakan 13,11% secara year to date (ytd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *