Shoesmart.co.id JAKARTA. Kabar terbaru dari PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE): sang pengendali perusahaan properti terkemuka ini terpantau aktif melakukan pembelian saham BSDE.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 25 Maret 2026, PT Paraga Arta Mida kembali menunjukkan komitmennya dengan mengakumulasi saham BSDE. Langkah ini memperkuat posisinya sebagai pemegang saham pengendali.
Sebelum transaksi ini berlangsung, PT Paraga Arta Mida menggenggam 8,52 miliar saham BSDE, yang setara dengan 40,26% hak suara. Sebuah kepemilikan yang signifikan dan memberikan pengaruh besar dalam pengambilan keputusan perusahaan.
Setelah aksi korporasi ini, kepemilikan PT Paraga Arta Mida meningkat menjadi 8,53 miliar saham BSDE, kini mewakili 40,32% hak suara. Kenaikan ini, meski tipis, menegaskan dominasi dan kontrol mereka atas BSDE.
Laba Bumi Serpong Damai (BSDE) Turun, Tapi Kas dan Landbank yang Kuat Jadi Penopang
Dengan transaksi ini, PT Paraga Arta Mida tidak hanya menambah kepemilikan sahamnya, tetapi juga semakin memantapkan posisinya sebagai pengendali BSDE. Di sisi lain, BSDE baru-baru ini mengumumkan penurunan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025.
Pendapatan usaha BSDE tercatat sebesar Rp 12,78 triliun pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,3% dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 13,79 triliun.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, atau yang lebih dikenal sebagai laba bersih, juga mengalami penurunan signifikan. Pada tahun 2025, laba bersih BSDE tercatat sebesar Rp 2,54 triliun, merosot 41,6% dibandingkan dengan Rp 4,35 triliun yang diraih pada tahun 2024.
Kendati demikian, BSDE tetap optimis dengan menargetkan pendapatan pra penjualan (marketing sales) sebesar Rp 10 triliun untuk tahun buku 2026. Target yang ambisius, namun realistis mengingat potensi pasar properti yang terus berkembang.
Laba Bumi Serpong Damai (BSDE) di 2025 Melorot 41,6% dan Penjualan Turun 7,3%
Segmen residensial diproyeksikan akan menjadi motor utama penggerak target prapenjualan ini, dengan kontribusi sebesar Rp 5 triliun, atau setara dengan 50% dari total target prapenjualan BSDE untuk tahun 2026. Hal ini menunjukkan bahwa BSDE masih mengandalkan penjualan rumah dan properti hunian sebagai sumber utama pendapatan.
Ringkasan
PT Paraga Arta Mida, pengendali PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 40,32% hak suara. Hal ini dilakukan melalui pembelian saham yang memperkuat posisinya sebagai pemegang saham pengendali. Langkah ini menunjukkan komitmen mereka terhadap perusahaan properti tersebut.
Meskipun demikian, BSDE mengalami penurunan kinerja keuangan di tahun 2025, dengan pendapatan usaha turun 7,3% dan laba bersih merosot 41,6%. Namun, BSDE tetap menargetkan pendapatan pra penjualan sebesar Rp 10 triliun untuk tahun 2026, dengan segmen residensial sebagai kontributor utama.