Shoesmart.co.id, JAKARTA — Kabar baik bagi PT Batavia Prosperindo International Tbk. (BPII) di awal tahun ini. Perusahaan menerima suntikan dana segar berupa dividen senilai Rp28,72 miliar dari entitas anak usahanya untuk tahun buku 2025. Tambahan kas ini tentu saja semakin memperkuat fundamental keuangan perseroan.
Keterbukaan informasi yang dirilis pada 25 Februari 2026 mengungkapkan bahwa BPII menerima dividen dari PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) sebesar Rp28.727.543.221.
Sebagai informasi, BPII memegang kendali mayoritas atas BPAM, dengan kepemilikan saham mencapai 82,08% atau setara dengan 79.998 lembar saham. Kepemilikan mayoritas ini menjadikan kontribusi dividen BPAM sebagai salah satu sumber pendapatan berkelanjutan (recurring income) yang penting bagi BPII.
Baca Juga: BPII Tebar Dividen Interim Rp41,51 Miliar, Cek Cum Date hingga Pembayaran
Kamal, Corporate Secretary BPII, menjelaskan bahwa penerimaan dividen ini telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
“Pada tanggal 25 Februari 2026, Perseroan telah menerima pendapatan dividen untuk tahun buku 2025 dari entitas anak Perseroan, yaitu PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen sebesar Rp28.727.543.221,” ungkap Kamal dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Batavia Prosperindo (BPII) Bakal Stock Split Saham 1:20, Catat Tanggalnya
Penyampaian informasi ini, lanjut Kamal, merupakan bagian dari pemenuhan ketentuan POJK No.31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik yang Harus Segera Diumumkan kepada Publik, serta peraturan Bursa Efek Indonesia.
Sebelumnya, BPII juga telah membagikan dividen interim kepada para pemegang saham dengan nilai total Rp41,51 miliar atau setara dengan Rp4,2 per saham. Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris pada tanggal 28 Agustus 2025.
Baca Juga: Batavia Prosperindo (BPII) Sebar Dividen Rp 48 per Saham, Simak Jadwalnya
Manajemen BPII menjelaskan bahwa dividen interim yang dibagikan setara dengan sekitar 52,25% dari laba bersih yang diperoleh perusahaan pada semester I/2025.
Adapun jadwal pembagian dividen interim tersebut meliputi cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 10 September 2025, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 11 September 2025, dan pembayaran dividen tunai pada 23 September 2025.
______
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Ringkasan
PT Batavia Prosperindo International Tbk. (BPII) menerima dividen sebesar Rp28,72 miliar dari anak usahanya, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM), untuk tahun buku 2025. BPII memiliki 82,08% saham BPAM, menjadikan dividen ini sebagai sumber pendapatan berkelanjutan yang penting.
Corporate Secretary BPII, Kamal, menjelaskan bahwa penerimaan dividen ini sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi. Sebelumnya, BPII juga telah membagikan dividen interim senilai Rp41,51 miliar kepada pemegang saham, setara dengan 52,25% dari laba bersih semester I/2025.