JAKARTA, Shoesmart.co.id – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), emiten energi terkemuka, mengumumkan rencana buyback saham hingga senilai Rp 4 triliun. Langkah strategis ini mencerminkan optimisme manajemen terhadap fundamental perusahaan yang solid di tengah dinamika perekonomian global.
Presiden Direktur Alamtri Resources Indonesia, Garibaldi Thohir, menyatakan bahwa aksi buyback ini merupakan wujud dukungan ADRO terhadap pasar modal domestik.
“Saya percaya bahwa ADRO dan pasar modal Indonesia memiliki prospek jangka panjang yang sangat cerah,” tegas Boy Thohir dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).
Lebih lanjut, Boy Thohir menjelaskan bahwa keputusan buyback didasarkan pada keyakinan kuat terhadap fundamental perusahaan yang terjaga dengan baik.
IHSG Dibuka Rebound 1,66% Selasa (17/3), di Tengah Penguatan Bursa Asia
“Mengapa kami melakukan buyback? Karena kami yakin fundamental perusahaan sangat bagus, dan hal ini dapat kita lihat bersama,” imbuhnya.
Ketidakpastian global yang terjadi belakangan ini, menurut Boy Thohir, justru semakin mempertegas pentingnya kekuatan sumber daya yang dimiliki Indonesia, terutama di sektor energi. Konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok global seringkali memicu kenaikan harga komoditas energi, yang mana Indonesia memiliki keunggulan komparatif.
Indonesia, kata Boy Thohir, diberkahi dengan keragaman sumber energi, mulai dari batu bara hingga energi baru terbarukan (EBT).
“Kita patut bersyukur Indonesia memiliki batu bara, geothermal, hydro, dan juga solar. Hal ini menunjukkan comparative advantage yang tidak dimiliki negara lain,” jelasnya.
Untuk merealisasikan rencana buyback ini, ADRO telah menyiapkan dana sekitar Rp 4 triliun yang berasal dari kas internal perusahaan.
Sebagai bagian dari proses korporasi, ADRO akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 17 April 2026 mendatang.
Apabila mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham, program buyback ini direncanakan akan dimulai pada tanggal 20 April 2026 dan akan dilaksanakan secara bertahap melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam jangka waktu maksimal 12 bulan.
Ringkasan
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan rencana buyback saham senilai Rp 4 triliun. Garibaldi “Boy” Thohir menyatakan aksi ini sebagai dukungan terhadap pasar modal domestik dan mencerminkan keyakinan terhadap fundamental perusahaan yang kuat di tengah ketidakpastian global.
Keputusan buyback didasarkan pada keyakinan bahwa fundamental ADRO sangat baik, didukung oleh kekuatan sumber daya energi Indonesia. Dana untuk buyback berasal dari kas internal perusahaan, dan akan diajukan persetujuannya dalam RUPSLB pada 17 April 2026. Jika disetujui, program buyback akan dimulai 20 April 2026 dan dilaksanakan melalui BEI dalam jangka waktu maksimal 12 bulan.