Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto secara resmi memimpin jalannya upacara kenegaraan yang khidmat di Istana Merdeka. Tampilan Kepala Negara begitu memukau, mengenakan busana adaptasi Melayu modern berupa jas tutup putih yang elegan, dipadukan dengan sarung batik berwarna merah cerah, serta dilengkapi kalung melati yang melingkari lehernya, menambah kesan sakral pada momen bersejarah tersebut.
Tepat pukul 10.00 WIB, sosok Presiden Prabowo Subianto, yang juga seorang purnawirawan TNI, memasuki lapangan upacara, memulai rangkaian sakral Detik-detik Proklamasi. Momen puncak terjadi saat beliau membacakan ulang Teks Proklamasi kemerdekaan, sebuah naskah bersejarah yang pertama kali digaungkan oleh Proklamator Soekarno pada tahun 1945. Dengan suara lantang dan penuh penghayatan, Prabowo mengumandangkan: “Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta, 17 Agustus 1945. Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno-Hatta.” Kemudian, pada sekitar pukul 10.15 WIB, terlihat Prabowo mencium bendera Merah Putih dengan penuh hormat sebelum menyerahkannya kepada Pembawa Baki Bendera Pusaka tahun 2025, Bianca Alessia Christabella.
Prosesi pengibaran bendera Merah Putih dimulai sekitar pukul 10.20 WIB, mengiringi puncak peringatan HUT ke-80 RI. Kemeriahan dan kekhidmatan upacara semakin terasa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting negara, termasuk Presiden Ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Ke-7, Joko Widodo. Tak ketinggalan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah tiba di Istana Kepresidenan Jakarta sejak pukul 09.50 WIB, turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam seluruh rangkaian upacara peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025 tersebut.
Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, telah mengonfirmasi bahwa upacara peringatan HUT ke-80 RI juga diselenggarakan secara terpisah di Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Upacara di ibu kota baru ini dipimpin oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dengan partisipasi jajaran Otorita IKN. Menurut Juri, upacara di IKN dilangsungkan lebih pagi, sementara fokus utama upacara Detik-detik Proklamasi pada pukul 10.00 WIB tetap berpusat di Istana Merdeka Jakarta.