Belum penuhi aturan, Garuda Metalindo (BOLT) batal bagi dividen interim

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Perseroan membatalkan rencana pembagian dividen interim yang sebelumnya telah diumumkan secara resmi melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 Februari 2026.

Anthony Wijaya, Direktur Garuda Metalindo, menjelaskan bahwa keputusan pembatalan ini diambil karena perseroan belum sepenuhnya memenuhi ketentuan yang berlaku terkait pelaksanaan pembagian dividen interim. Dengan kata lain, ada persyaratan administratif dan legal yang belum terpenuhi.

“Sehubungan dengan hal tersebut, BOLT berkomitmen untuk melaksanakan seluruh kewajiban sebagaimana ditentukan dalam peraturan yang berlaku,” demikian pernyataan resmi Anthony dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada hari Selasa, 10 Februari 2026. Pernyataan ini menegaskan komitmen BOLT untuk selalu patuh terhadap regulasi yang berlaku.

Sebelumnya, BOLT berencana membagikan dividen interim untuk periode tahun buku 2025 dengan total nilai sebesar Rp 58,59 miliar. Jika terealisasi, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp 25 per saham. Rencana ini tentu sempat memberikan angin segar bagi para investor.

Keputusan pembagian dividen interim ini didasarkan pada data keuangan perusahaan per 31 Desember 2025. Pada periode tersebut, BOLT berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 128,91 miliar. Angka ini menunjukkan kinerja perusahaan yang cukup baik.

Selain itu, pada periode yang sama, BOLT juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 325,97 miliar. Total ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1,04 triliun. Dengan kondisi keuangan yang solid ini, pembatalan dividen interim menjadi pertanyaan bagi para investor dan pengamat pasar.

Ringkasan

PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) membatalkan rencana pembagian dividen interim yang sebelumnya telah diumumkan. Pembatalan ini disebabkan karena perseroan belum sepenuhnya memenuhi ketentuan yang berlaku terkait pelaksanaan pembagian dividen interim. Hal ini disampaikan oleh Direktur Garuda Metalindo, Anthony Wijaya, dalam keterbukaan informasi.

Sebelumnya, BOLT berencana membagikan dividen interim untuk periode tahun buku 2025 sebesar Rp 58,59 miliar atau Rp 25 per saham. Keputusan ini didasarkan pada data keuangan per 31 Desember 2025, di mana BOLT mencatatkan laba bersih Rp 128,91 miliar dan saldo laba ditahan sebesar Rp 325,97 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *