
Shoesmart.co.id – JAKARTA. Di era informasi yang serba cepat ini, investor seringkali merasa kewalahan dengan derasnya arus data pasar. BNI Sekuritas menyoroti bahwa tantangan utama saat ini bukanlah kekurangan informasi, melainkan kelebihan yang justru bisa menjebak investor dalam keputusan impulsif.
Teddy Wishadi, Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, menegaskan bahwa investasi yang sehat membutuhkan lebih dari sekadar reaksi instan. Kuncinya adalah kemampuan untuk memilah informasi yang benar-benar relevan dan tetap tenang dalam menghadapi dinamika pasar.
“Tidak semua informasi pasar memerlukan tindakan. Investor perlu selektif dan fokus pada informasi yang memiliki dampak signifikan terhadap portofolio mereka, dan mengabaikan gangguan yang hanya memicu kecemasan,” ungkap Teddy dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).
Harga Minyak Meroket 25% di Tengah Hari Ini (9/3), Sentuh Level Tertinggi Sejak 2022
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan pentingnya membedakan antara signal dan noise. Signal merupakan informasi krusial yang memengaruhi nilai investasi, seperti kinerja keuangan perusahaan, perubahan kebijakan suku bunga, atau data ekonomi makro yang signifikan. Sementara itu, noise adalah informasi yang bersifat sensasional, fluktuasi harga jangka pendek, atau opini spekulatif yang viral tanpa dasar yang kuat. Paparan berlebihan terhadap noise dapat menguras energi dan mendorong keputusan emosional yang merugikan.
Baik investor jangka panjang maupun jangka pendek, ketenangan adalah aset berharga. Berikut adalah beberapa strategi untuk tetap up-to-date tanpa terjebak dalam stres pasar:
1. Menata Akses Informasi
Investor, terlepas dari horizon investasinya, perlu menata akses informasi dengan berfokus pada hal-hal yang benar-benar penting. Investor jangka panjang sebaiknya memprioritaskan analisis tren ekonomi, kebijakan makro, dan fundamental emiten. Sementara investor jangka pendek umumnya lebih membutuhkan insight mengenai sentimen pasar, volume transaksi, level teknikal, serta agenda penting seperti rilis data ekonomi atau aksi korporasi. Meskipun pendekatannya berbeda, keduanya harus menghindari tren viral yang belum tentu sesuai dengan strategi investasi, serta mengandalkan sumber informasi yang kredibel dan berbasis data.
2. Teknologi untuk Efisiensi dan Kendali Investasi
BNI Sekuritas menekankan bahwa teknologi seharusnya membantu investor berinvestasi secara lebih terarah dan efisien, bukan malah membuat mereka semakin sibuk. Platform investasi seperti New BIONS by BNI Sekuritas dirancang untuk menyediakan akses mudah bagi trader aktif maupun investor jangka panjang ke data harga, berita terkurasi, kalender ekonomi, hingga pemantauan portofolio dalam satu ekosistem terintegrasi. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan notifikasi dan ringkasan informasi yang memungkinkan investor tetap update tanpa harus terpaku pada layar sepanjang hari.
Eagle High Plantations (BWPT) Akan Terbitkan Obligasi Rp 98,06 Miliar, Ini Rinciannya
3. Investasi Butuh Ritme, Bukan 24/7
Investor jangka pendek dapat mengalokasikan waktu khusus untuk memantau pasar dan mengeksekusi strategi mereka. Sementara itu, investor jangka panjang cukup melakukan evaluasi portofolio secara berkala. Di luar waktu-waktu tersebut, aktivitas sehari-hari dapat berjalan normal. Investasi bukanlah aktivitas tanpa henti, melainkan sebuah perjalanan yang berirama, dengan alokasi waktu yang jelas untuk analisis, eksekusi, dan refleksi.
4. Sumber Tepercaya adalah Kunci
Gunakan informasi dari situs web perusahaan, analis profesional, atau platform sekuritas resmi untuk meminimalkan risiko terpapar noise. New BIONS by BNI Sekuritas menyediakan akses ke analisis dari analis ritel berpengalaman, berita emiten, video, serta artikel edukatif. Selain itu, BNI Sekuritas juga menawarkan program edukatif seperti Morning Investview dan Live Trading yang dirancang untuk memberikan insight berkualitas yang sesuai dengan gaya investasi masing-masing.
5. Tenang adalah Strategi
Baik investor jangka pendek maupun jangka panjang, tidak semua berita perlu direspon dengan transaksi. Jika suatu informasi tidak mengubah fundamental strategi atau rencana trading, bersikap tenang seringkali merupakan pilihan terbaik. Pada akhirnya, yang sukses bukanlah investor yang paling reaktif, melainkan yang paling disiplin dalam menyaring signal dan mengabaikan noise.
“BNI Sekuritas meyakini bahwa investasi berkelanjutan dibangun atas dasar disiplin, pemahaman, dan pengelolaan emosi, bukan reaksi spontan terhadap noise pasar. Menjadi investor yang up-to-date tidak berarti harus selalu online. Dengan kemampuan memilah signal dan noise, menata rutinitas, dan memanfaatkan teknologi secara bijak, investor dapat tetap dekat dengan pasar tanpa kehilangan ketenangan,” pungkas Teddy.
Ringkasan
BNI Sekuritas menekankan pentingnya menyaring informasi di era pasar yang serba cepat. Investor perlu membedakan antara signal (informasi krusial) dan noise (informasi sensasional) untuk menghindari keputusan impulsif. Kemampuan memilah informasi relevan dan tetap tenang adalah kunci investasi yang sehat.
Strategi yang disarankan termasuk menata akses informasi, memanfaatkan teknologi dengan bijak, mengatur ritme investasi, mengandalkan sumber tepercaya, dan bersikap tenang. Disiplin, pemahaman, dan pengelolaan emosi lebih penting daripada reaksi spontan terhadap noise pasar. Dengan demikian, investor dapat tetap up-to-date tanpa kehilangan ketenangan.