Shoesmart.co.id Jakarta. Kabar gembira bagi para investor! PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) siap membagikan dividen tunai dengan nilai fantastis, bahkan mencapai tiga kali lipat bunga deposito. Jangan sampai ketinggalan, karena kesempatan untuk menikmati dividen jumbo ini hanya tinggal lima hari lagi!
Bank BNI, sebagai salah satu saham blue chip kebanggaan Indonesia, akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 349,41 per lembar saham kepada para investor setianya.
Pada penutupan perdagangan hari Rabu (11/3/2026), harga saham BBNI tercatat berada di level Rp 4.290 per saham, mengalami kenaikan sebesar 0,7% dibandingkan hari sebelumnya.
Dengan menggunakan acuan harga saham tersebut, diperkirakan dividen yield BBNI akan mencapai angka yang sangat menarik, yaitu sekitar 8,14%.
Angka ini terbilang sangat menggiurkan, karena jauh melampaui, bahkan hampir tiga kali lipat lebih tinggi, dibandingkan dengan suku bunga deposito rupiah yang ditawarkan oleh Bank BNI.
Sebagai gambaran, pada periode Maret 2026, suku bunga deposito rupiah di BNI berkisar antara 2,25% hingga 3,00% per tahun. Besaran bunga ini bervariasi tergantung pada tenor dan nominal dana yang ditempatkan. Umumnya, bunga tertinggi diberikan untuk tenor 6 hingga 24 bulan, sementara deposito dengan tenor 1 bulan menawarkan tingkat bunga yang paling rendah.
Saham Emiten Emas Turun Saat Harga Emas Dunia Naik, Saatnya Beli ANTM BRMS MDKA?
Pembayaran dividen BBNI telah dijadwalkan pada bulan April 2026. Bagi para investor yang ingin mendapatkan hak dividen, penting untuk mencatat tanggal penting, yaitu cum date yang jatuh pada 17 Maret 2026.
Cum date adalah tanggal terakhir di mana investor masih berhak untuk mendapatkan dividen atas kepemilikan sahamnya. Dengan kata lain, investor yang ingin menerima dividen BBNI wajib membeli atau memiliki saham BBNI paling lambat pada tanggal cum date tersebut.
Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui secara resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang diselenggarakan pada hari Senin (9/3/2026). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham sepakat untuk menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 13,03 triliun.
Nilai dividen tersebut setara dengan 65% dari total laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang mencapai angka Rp 20,04 triliun sepanjang tahun 2025.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/3/2026) bahwa setiap pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar Rp 349,41 per lembar saham.
Investor yang berhak menerima dividen ini adalah mereka yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham hingga tanggal 26 Maret 2026 atau yang dikenal dengan istilah recording date.
Tonton: Senator AS Desak Arab Saudi Ikut Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
Jadwal Pembayaran Dividen Saham BBNI
Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen tunai saham BBNI yang perlu Anda perhatikan:
– Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 17 Maret 2026
– Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 25 Maret 2026
– Cum Dividen Pasar Tunai: 26 Maret 2026
– Ex Dividen Pasar Tunai: 27 Maret 2026
– Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 26 Maret 2026
– Pembayaran Dividen Tunai: 7 April 2026
Ringkasan
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 349,41 per lembar saham, dengan dividen yield diperkirakan mencapai 8,14%, yang jauh melebihi suku bunga deposito. Keputusan ini disetujui dalam RUPST tahun buku 2025 dengan total dividen yang dibagikan mencapai Rp 13,03 triliun, atau 65% dari laba bersih.
Bagi investor yang ingin memperoleh hak dividen, tanggal penting yang perlu diperhatikan adalah cum date pada 17 Maret 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 7 April 2026, dan investor yang berhak adalah mereka yang terdaftar sebagai pemegang saham hingga 26 Maret 2026 (recording date).