BBCA Buyback Saham: BCA Mulai Aksi Korporasi 28 April 2026

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), atau yang lebih dikenal dengan BCA, secara resmi memulai program pembelian kembali (buyback) saham setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025.

Pelaksanaan aksi korporasi buyback saham ini telah secara efektif dimulai pada tanggal 28 April 2026. Program ini merupakan bagian integral dari langkah strategis perusahaan untuk tidak hanya menjaga stabilitas harga saham di pasar modal, tetapi juga untuk secara tegas mencerminkan keyakinan manajemen BCA yang mendalam terhadap fundamental bisnis perseroan yang solid dan berkelanjutan.

Menegaskan komitmen tersebut, Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, dalam keterangan resminya pada Kamis (30/4/2026), menyampaikan bahwa aksi korporasi ini adalah sinyal kuat optimisme pihaknya terhadap prospek pasar modal Indonesia. “Pelaksanaan buyback saham ini merupakan sinyal optimisme kami di pasar modal Indonesia. Aksi korporasi ini merupakan wujud keyakinan kami atas fundamental bisnis Perseroan yang tangguh,” ujar Hendra Lembong, menggarisbawahi kepercayaan manajemen terhadap kinerja dan potensi pertumbuhan bank.

Hendra Lembong juga menambahkan bahwa dalam merealisasikan aksi korporasi penting ini, BCA senantiasa memegang teguh dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Komitmen ini sejalan dengan kepatuhan penuh terhadap seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku, memastikan transparansi dan integritas dalam setiap langkah yang diambil.

Adapun periode pelaksanaan buyback saham ini telah ditetapkan selama 12 bulan penuh, terhitung mulai tanggal 12 Maret 2026 hingga 11 Maret 2027. Meskipun demikian, manajemen PT Bank Central Asia Tbk. menjelaskan bahwa program ini memiliki fleksibilitas untuk diakhiri lebih cepat, dengan pertimbangan cermat terhadap dinamika kondisi pasar serta regulasi yang berlaku pada saat itu.

Manajemen BCA secara tegas menyatakan bahwa pelaksanaan program buyback saham ini tidak akan memberikan dampak material signifikan terhadap kinerja keuangan maupun kelangsungan kegiatan operasional perseroan. Guna memastikan implementasi yang optimal, perusahaan akan terus memantau dan mencermati secara saksama setiap dinamika yang terjadi di pasar, menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan.

Ringkasan

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) secara resmi memulai program pembelian kembali (buyback) saham pada 28 April 2026, setelah mendapatkan persetujuan RUPST untuk Tahun Buku 2025. Aksi korporasi ini bertujuan menjaga stabilitas harga saham dan mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis BCA yang solid.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyatakan bahwa buyback saham ini merupakan sinyal optimisme terhadap pasar modal Indonesia dan wujud keyakinan atas fundamental bisnis perseroan yang tangguh. Periode pelaksanaan buyback saham adalah 12 bulan, dimulai 12 Maret 2026 dan dapat diakhiri lebih cepat. Manajemen BCA memastikan bahwa buyback tidak akan berdampak material signifikan terhadap kinerja keuangan perseroan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *