Shoesmart.co.id, JAKARTA — Kabar baik bagi Bank Banten! Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) secara resmi menunjuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM), atau yang lebih dikenal sebagai Bank Jatim, sebagai pemegang saham pengendali kedua sekaligus bank induk Kelompok Usaha Bank (KUB) perseroan. Keputusan strategis ini menandai babak baru bagi Bank Banten.
Penetapan Bank Jatim sebagai pemegang saham pengendali dan induk KUB ini akan berlaku efektif setelah mendapatkan lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini diungkapkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam dokumen yang sama, manajemen Bank Banten menyatakan bahwa, “RUPSLB menyetujui penetapan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk sebagai Pemegang Saham Pengendali [PSP] Kedua dan Bank Induk Kelompok Usaha Bank [KUB] Perseroan, sesuai dengan amanat Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum,” seperti dikutip pada Selasa (2/12/2025). Keputusan ini sejalan dengan upaya konsolidasi di sektor perbankan yang didorong oleh OJK.
Baca Juga: BJTM dan Bank NTT Teken Kerja Sama Kelompok Usaha Bank (KUB)
Selain penunjukan Bank Jatim, RUPSLB juga menyetujui rencana aksi pemulihan perseroan tahun 2026, yang tentunya akan dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rencana ini diharapkan dapat memperkuat fundamental Bank Banten di masa depan.
Sebelumnya, Bank Jatim telah menunjukkan komitmennya dengan mengakuisisi sebagian saham Bank Banten. Pada November 2025, Bank Jatim tercatat telah memborong saham BEKS senilai Rp742,82 juta.
Baca Juga: Indef: Suntikan Modal ke Bank Lampung dan Bank Sultra Bikin BJTM Makin Kokoh
Manajemen Bank Jatim menjelaskan bahwa pembelian saham ini merupakan bagian dari penyertaan modal dalam rangka pembentukan KUB antara Bank Jatim dan Bank Banten. Langkah ini menegaskan keseriusan Bank Jatim dalam mendukung perkembangan Bank Banten.
“Disampaikan pada 5 November 2025 Bank Jatim telah melakukan pembelian saham Bank Banten (BEKS),” tulis manajemen Bank Jatim, dikutip Minggu (9/11/2025), dalam keterbukaan informasinya.
Lebih detail, manajemen Bank Jatim menjelaskan bahwa pembelian saham BEKS dilakukan di *secondary market* (reguler) dengan harga Rp27 per lembar. Totalnya, Bank Jatim membeli 275.119 lot atau 27.511.900 lembar saham senilai Rp742,82 juta. Transaksi ini menjadi langkah penting dalam implementasi KUB antara kedua bank.
Dengan aksi korporasi ini, Bank Jatim kini resmi menjadi salah satu pemegang saham Bank Banten, menandai era baru kemitraan dan potensi pertumbuhan bagi kedua belah pihak. Masa depan Bank Banten terlihat semakin cerah dengan dukungan dari Bank Jatim sebagai induk KUB.
Ringkasan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Banten menyetujui Bank Jatim sebagai pemegang saham pengendali kedua dan induk Kelompok Usaha Bank (KUB) setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan ini sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Konsolidasi Bank Umum dan upaya konsolidasi sektor perbankan.
Selain penunjukan Bank Jatim, RUPSLB juga menyetujui rencana aksi pemulihan Bank Banten tahun 2026. Bank Jatim sebelumnya telah mengakuisisi sebagian saham Bank Banten senilai Rp742,82 juta sebagai bagian dari pembentukan KUB, menunjukkan komitmen dalam mendukung perkembangan Bank Banten.