Awas! Saham SATU, SKBM, POLI Kena UMA BEI: Ada Apa?

Shoesmart.co.id JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap tiga saham sekaligus. Langkah ini diambil menyusul pergerakan harga yang dinilai tidak wajar, ditandai dengan lonjakan dan tekanan harga yang signifikan serta volatilitas yang tinggi.

Ketiga saham yang dimaksud adalah PT Kota Satu Properti Tbk (SATU), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), dan PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI). Pengumuman status UMA ini efektif berlaku sejak sesi pertama perdagangan pada hari Selasa, 24 Februari 2026.

Meskipun demikian, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan bahwa penetapan status UMA terhadap ketiga saham ini bukan berarti telah terjadi pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” jelas Yulianto, seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Selasa (24/2/2026).

Menyusul terjadinya UMA ini, BEI saat ini tengah melakukan pengamatan secara intensif terhadap perkembangan pola transaksi saham SATU, SKBM, dan POLI. Tujuannya adalah untuk memahami dinamika pasar dan memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar aturan.

Sebagai langkah antisipasi, Bursa juga mengimbau para investor untuk lebih berhati-hati dan teliti sebelum mengambil keputusan investasi terkait ketiga saham tersebut. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Pertama, investor disarankan untuk mencermati dengan seksama jawaban perusahaan terkait permintaan konfirmasi dari Bursa. Jawaban ini akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi dan prospek perusahaan. Kedua, investor perlu menelaah kinerja fundamental emiten serta keterbukaan informasi yang telah dipublikasikan. Hal ini akan membantu investor memahami kondisi keuangan dan operasional perusahaan. Ketiga, pelaku pasar diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan, terutama jika belum memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Selain itu, investor juga wajib mempertimbangkan berbagai potensi risiko yang mungkin timbul di kemudian hari sebelum membuat keputusan investasi. Dengan memahami risiko-risiko ini, investor dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan terukur.

Pasca pengumuman UMA pada perdagangan hari Selasa (24/2), saham SKBM justru menunjukkan tren positif. Saham ini terpantau melonjak 24,88% hingga mencapai Rp 1.330 per saham.

Secara historis, pergerakan saham SKBM dalam sepekan terakhir bahkan sempat melesat hingga 137%. Dalam tiga bulan terakhir, saham ini tercatat melonjak 167% dari harga awal Rp 486 per saham.

Sementara itu, saham SATU juga mengalami kenaikan tipis sebesar 2,38% ke level Rp 258. Namun, dalam sepekan terakhir, saham ini terkoreksi sebesar 5,26%. Dalam tiga bulan terakhir, pergerakannya cenderung fluktuatif dengan kenaikan tipis sekitar 1,57%.

Senada dengan SKBM, saham POLI juga mengalami kenaikan sebesar 8,61% ke level Rp 1.955 per saham. Dalam sepekan terakhir, POLI naik signifikan sebesar 52,73%. Dalam tiga bulan terakhir, kenaikannya mencapai 158,94% dari sebelumnya Rp 705 per saham.

Ringkasan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) kepada tiga saham, yaitu PT Kota Satu Properti Tbk (SATU), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), dan PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) pada 24 Februari 2026. Penetapan UMA ini dilakukan karena adanya pergerakan harga yang tidak wajar pada ketiga saham tersebut. Meskipun demikian, BEI menegaskan bahwa status UMA ini tidak berarti adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal.

BEI saat ini tengah melakukan pengamatan intensif terhadap pola transaksi saham SATU, SKBM, dan POLI. Bursa juga mengimbau investor untuk berhati-hati dan teliti sebelum berinvestasi pada ketiga saham ini dengan mencermati konfirmasi perusahaan, menelaah fundamental dan keterbukaan informasi, mengkaji rencana corporate action, serta mempertimbangkan potensi risiko. Setelah pengumuman UMA, saham SKBM dan POLI mengalami kenaikan signifikan, sementara SATU juga mengalami kenaikan tipis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *