AMAG Buyback Saham Tanpa RUPS, Anggaran Rp 90 Miliar Disiapkan

Shoesmart.co.id, JAKARTA – PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pemegang saham.

Menurut Presiden Direktur Asuransi Multi Artha Guna, Pankaj Oberoi, periode buyback akan berlangsung mulai 26 Januari 2026 hingga 26 April 2026. Jangka waktu ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk melaksanakan aksi korporasi tersebut secara optimal.

“Dana yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham ini mencapai Rp 90,15 miliar, yang mencakup biaya transaksi buyback, komisi broker, serta biaya-biaya lain yang terkait,” jelas Pankaj dalam keterbukaan informasi pada Jumat (23/1/2026). Alokasi dana yang signifikan ini menunjukkan keseriusan AMAG dalam melaksanakan program buyback.

Selama periode yang telah ditentukan, manajemen AMAG menargetkan pembelian kembali sekitar 237,19 juta lembar saham, dengan total nilai nominal saham mencapai Rp 23,71 miliar. Jumlah ini mencerminkan skala buyback yang cukup besar dan berpotensi memberikan dampak signifikan pada harga saham.

Cermati Rekomendasi Saham dan Prospek Emiten Astra Grup yang Mau Gelar Buyback

Lebih lanjut, Pankaj mengungkapkan bahwa AMAG menetapkan batas harga maksimum untuk buyback saham sebesar Rp 420 per saham. Harga ini akan disesuaikan berdasarkan harga buku atau harga wajar yang dinilai layak oleh direksi perusahaan. Penetapan batas harga ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembelian kembali dilakukan dengan harga yang optimal dan menguntungkan bagi perusahaan.

Pankaj juga menekankan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor. Selain itu, jumlah saham yang beredar di masyarakat akan tetap dijaga minimal sebesar 7,5%. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan kepemilikan saham dan memastikan likuiditas pasar.

Pelaksanaan aksi korporasi ini akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dan melibatkan PT CGS International Sekuritas Indonesia sebagai salah satu anggota bursa. Pemilihan anggota bursa ini diharapkan dapat memastikan proses buyback berjalan dengan lancar dan transparan.

Pankaj meyakini bahwa buyback saham ini akan memberikan dampak positif bagi pemegang saham AMAG. “Dengan adanya buyback saham, diharapkan harga saham di masa mendatang akan menjadi lebih stabil dan memberikan keuntungan bagi para pemegang saham AMAG,” pungkas Pankaj. Stabilisasi harga saham ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan.

Ringkasan

PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) berencana melakukan buyback saham tanpa RUPS, dengan periode pelaksanaan mulai 26 Januari 2026 hingga 26 April 2026. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 90,15 miliar, mencakup biaya transaksi dan komisi broker, dengan target pembelian kembali sekitar 237,19 juta lembar saham.

Harga maksimum buyback ditetapkan Rp 420 per saham, disesuaikan dengan harga buku atau wajar yang dinilai layak oleh direksi. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dan saham yang beredar di masyarakat tetap minimal 7,5%. Pelaksanaan buyback akan dilakukan melalui BEI dengan melibatkan PT CGS International Sekuritas Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *