ADHI Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi! Siapa Pengurus Baru?

Shoesmart.co.id, JAKARTA – Kabar terbaru dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)! Perusahaan konstruksi pelat merah ini baru saja merombak jajaran dewan komisaris dan direksinya. Keputusan penting ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung meriah di ADHI Tower, Jakarta, pada Kamis, 7 Mei 2026.

RUPST kali ini menjadi momentum penting bagi ADHI, di mana para pemegang saham sepakat untuk melakukan perubahan signifikan dalam susunan pengurus perusahaan. Selain perubahan personel, agenda RUPST juga mencakup persetujuan laporan tahunan, penetapan remunerasi, penunjukan akuntan publik, serta perubahan anggaran dasar perseroan.

Dalam jajaran dewan komisaris, terjadi pergantian menarik. Bob Arthur Lombogia diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Komisaris. Sebagai penggantinya, Alexander Rubi Satyoadi resmi diangkat menjadi Komisaris Perseroan, membawa angin segar dan harapan baru.

Berikut adalah susunan lengkap Dewan Komisaris ADHI setelah RUPST:

  1. Dody Usodo Hargosuseno sebagai Komisaris Utama
  2. Alexander Rubi Satyoadi sebagai Komisaris
  3. Amelia Tetriana sebagai Komisaris
  4. R. Erwin Moeslimin Singajuru sebagai Komisaris Independen
  5. Elan Suherlan sebagai Komisaris Independen
  6. Rustam Sofyan Sirait sebagai Komisaris Independen

Tak hanya di jajaran komisaris, perubahan juga terjadi di kursi direksi. Alloysius Suko Widigdo dengan hormat diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur Operasi I. Selain itu, ADHI juga melakukan perubahan nomenklatur dan susunan direksi, menandai era baru dalam kepemimpinan perusahaan.

Inilah susunan lengkap Direksi ADHI yang baru:

  1. Moeharmein Zein Chaniago sebagai Direktur Utama
  2. Harimawan sebagai Direktur Operasi I
  3. Yan Arianto sebagai Direktur Operasi II
  4. Bani Iqbal sebagai Direktur Keuangan
  5. Ki Syahgolang Permata sebagai Direktur Human Capital dan Legal
  6. Vera Kirana sebagai Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko

RUPST juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan Vera Kirana menjadi Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko. Penyesuaian juga dilakukan pada posisi Harimawan dan Yan Arianto, yang masing-masing menjabat sebagai Direktur Operasi I dan Direktur Operasi II.

Menurut Corporate Secretary Adhi Karya, Rozi Sparta, seluruh keputusan yang diambil dalam RUPST adalah bagian dari langkah strategis perusahaan untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi.

“Seluruh keputusan yang diambil dalam RUPST merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, menjaga kesinambungan bisnis, serta mendukung pencapaian target kinerja dan strategi pertumbuhan Perseroan ke depan,” jelas Rozi dalam siaran pers yang diterima pada Jumat, 8 Mei.

Sebagai informasi tambahan, pada agenda keenam RUPST, para pemegang saham juga menyetujui perubahan Saham Seri B sejumlah 54.087.737 lembar saham milik BP BUMN menjadi Saham Seri A Dwiwarna. Langkah ini diambil dalam rangka pemenuhan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Ringkasan

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) merombak jajaran komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan pada 7 Mei 2026 di Jakarta. Dalam RUPST tersebut, Alexander Rubi Satyoadi diangkat menjadi Komisaris menggantikan Bob Arthur Lombogia. Selain itu, terjadi perubahan susunan direksi dengan pemberhentian Alloysius Suko Widigdo dan penyesuaian nomenklatur jabatan.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ADHI yang baru telah ditetapkan, termasuk penunjukan Harimawan dan Yan Arianto sebagai Direktur Operasi I dan II, serta perubahan jabatan Vera Kirana menjadi Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko. Perubahan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat tata kelola, menjaga kesinambungan bisnis, serta mendukung pencapaian target kinerja dan pertumbuhan perusahaan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *