
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), sang emiten ritel, diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Sentimen positif Ramadan dan Lebaran tahun 2026 menjadi pendorong utama optimisme ini.
Abdul Azis Setyo Wibowo, Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, melihat bahwa periode Ramadan dan Lebaran memiliki potensi besar dalam mendongkrak kinerja ACES. Hal ini sejalan dengan proyeksi peningkatan aktivitas belanja masyarakat yang lazim terjadi di momen tersebut.
Menurut Azis, ACES secara rutin menghadirkan beragam program promosi yang menarik selama bulan Ramadan dan perayaan Lebaran. Strategi ini diyakini akan mampu mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan secara signifikan.
“Dengan promo-promo menarik yang ditawarkan selama Ramadan dan Lebaran, kami meyakini bahwa ini akan menjadi katalis positif bagi peningkatan pendapatan ACES,” ungkap Azis kepada Kontan, Jumat (6/2/2026).
Proyeksi Rupiah Hari Ini (11/2): Cek Sentimen yang Jadi Penggerak
Senada dengan Azis, Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, juga menegaskan bahwa sentimen Ramadan dan Lebaran akan memberikan dampak yang signifikan terhadap performa ACES.
Hal ini didorong oleh tren pembenahan rumah dan tradisi mudik yang secara historis terbukti mampu meningkatkan penjualan produk-produk kategori home improvement serta kebutuhan perjalanan. Dengan kata lain, momen ini menjadi peluang emas bagi ACES.
“Ada peluang pertumbuhan yang besar karena ACES diuntungkan oleh perilaku belanja konsumen menjelang Lebaran. Selain itu, strategi merchandising baru setelah rebranding juga berpotensi meningkatkan basket size konsumen,” jelas Wafi.
Dari sisi pergerakan saham, valuasi ACES dinilai masih sangat menarik. Rasio price to earnings (P/E) saat ini berada di level 8,04 kali, jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir yang berada di level 10,52 kali. Ini mengindikasikan potensi pertumbuhan yang belum sepenuhnya tercermin dalam harga saham.
Azis merekomendasikan trading buy saham ACES dengan target harga di kisaran Rp 422–Rp 424, serta menetapkan batas cut loss di area Rp 406–Rp 390 sebagai langkah mitigasi risiko.
Sementara itu, Wafi memberikan saran buy saham ACES dengan target harga yang lebih tinggi, yaitu Rp 575.
ACES Chart by TradingView
Di sisi lain, Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, melihat bahwa secara teknikal, posisi ACES masih cenderung sideways dalam jangka pendek dan belum mampu menembus MA20. Meskipun demikian, ada sinyal positif yang muncul.
“Indikator MACD sudah membentuk adanya golden cross dengan stochastic yang diperkirakan melandai di area netral,” ucap Herditya, mengindikasikan potensi pembalikan arah tren.
Herditya menyampaikan bahwa level support saham ACES berada di Rp 390 dan resistance di Rp 410. Ia juga merekomendasikan trading buy saham ACES dengan target harga Rp 416 hingga Rp 422, memanfaatkan momentum yang ada.
Dalam pemberitaan Kontan sebelumnya, ACES memproyeksikan kinerja fundamental perusahaan akan mengalami pertumbuhan sepanjang kuartal I-2026. Proyeksi ini didasarkan pada momentum Ramadan dan Lebaran yang memang jatuh pada periode tersebut.
Head of Corporate Communications & Sustainability Aspirasi Hidup Indonesia (ACES), Melinda Pudjo, menjelaskan bahwa periode Ramadan dan Lebaran secara historis selalu menjadi salah satu momentum penting yang memberikan kontribusi signifikan bagi kinerja perusahaan.
Rebalancing MSCI: Indofood (INDF) Terdepak dari MSCI Global Standard Index
Melinda melihat adanya peluang peningkatan permintaan dan aktivitas belanja, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga yang esensial dan relevan dengan perayaan momen tersebut. Masyarakat cenderung meningkatkan konsumsi selama periode ini.
Selain itu, emiten yang dikenal dengan gerai ACE Hardware ini juga menghadirkan berbagai program dan penawaran menarik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pelanggan selama Ramadan dan Lebaran.
“Kontribusi dari periode ini diproyeksikan dapat memberikan dorongan yang lebih baik terhadap kinerja perusahaan. Terlebih lagi, periode tersebut juga berdekatan dengan momen perayaan Imlek, sehingga secara kumulatif diharapkan dapat berdampak positif terhadap kinerja kuartal pertama tahun 2026,” kata Melinda kepada Kontan, Senin (9/2/2026).
Melinda merinci bahwa kategori produk yang berpeluang mengalami pertumbuhan meliputi kitchenware atau peralatan masak dan perlengkapan dapur, serta stoples penyimpanan makanan untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran, seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak dan menyiapkan hidangan di rumah.
Selain itu, kategori produk smart home juga berpotensi tumbuh karena berperan penting dalam mendukung keamanan rumah selama ditinggal mudik, contohnya CCTV indoor dan outdoor dari SYNC by Krisbow. Di sisi lain, koleksi parsel tetap menjadi pilihan utama sebagai hadiah Lebaran, sejalan dengan tradisi berbagi dan silaturahmi yang kental.
Untuk memaksimalkan pertumbuhan selama Ramadan dan Lebaran, ACES telah menyiapkan berbagai inisiatif strategis melalui program dan penawaran yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi ACES di pasar ritel Indonesia.
Ringkasan
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) diprediksi mengalami lonjakan kinerja berkat sentimen positif Ramadan dan Lebaran 2026. Analis melihat potensi besar dalam peningkatan aktivitas belanja masyarakat selama periode tersebut, didorong oleh program promosi menarik yang secara rutin dihadirkan ACES. Strategi merchandising baru setelah rebranding juga berpotensi meningkatkan *basket size* konsumen.
Valuasi saham ACES dinilai menarik dengan rasio P/E di bawah rata-rata lima tahun terakhir, mengindikasikan potensi pertumbuhan. Beberapa analis memberikan rekomendasi *trading buy* dan *buy* dengan target harga yang bervariasi. ACES sendiri memproyeksikan pertumbuhan kinerja fundamental pada kuartal I-2026, didukung oleh peningkatan permintaan produk terkait kebutuhan rumah tangga dan perjalanan selama Ramadan dan Lebaran.