5 Saham Liquidity Provider BEI: GGRM, TKIM, WINS, dan Lainnya

Shoesmart.co.id, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menerapkan kuotasi Liquidity Provider (Penyedia Likuiditas) saham sebagai upaya meningkatkan likuiditas dan efisiensi perdagangan di pasar modal. Tahap awal implementasi ini melibatkan lima saham yang telah ditunjuk untuk menerima kuotasi beli dan jual dalam skema tersebut.

Kelima saham terpilih adalah PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM), PT Trans Power Marine Tbk. (TPMA), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU), dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS).

Phintraco Sekuritas menjadi anggota bursa pertama yang berperan aktif dalam program Liquidity Provider saham ini, menandai langkah awal yang penting bagi perkembangan pasar modal Indonesia.

: BEI Terapkan Liquidity Provider Saham, Phintraco jadi Sekuritas Pertama

Tujuan utama kehadiran Liquidity Provider saham adalah untuk mempersempit selisih harga beli dan jual (bid-ask spread), memperdalam pasar, serta mempermudah investor dalam bertransaksi saham.

Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, partisipasi aktif anggota bursa sebagai penyedia likuiditas sangat krusial dalam meningkatkan kualitas pembentukan harga di pasar modal.

: BEI Poles Aturan Liquidity Provider Saham, Baca Ketentuan Terbarunya

“BEI mengapresiasi komitmen Phintraco Sekuritas dalam mendukung program Liquidity Provider saham. Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong peningkatan likuiditas, terutama pada saham-saham yang memiliki potensi pertumbuhan optimal,” ungkap Irvan pada hari Senin (20/4/2026).

BEI menekankan bahwa efektivitas program ini sangat bergantung pada partisipasi yang lebih luas dari seluruh anggota bursa. Keberhasilan tahap awal diharapkan dapat memicu minat dan partisipasi dari pelaku pasar lainnya.

: OJK Tetapkan Free Float jadi 15%, Intip Skenario Liquidity Provider yang Disiapkan

Dengan semakin banyaknya anggota bursa yang terlibat, BEI berharap ekosistem perdagangan akan menjadi lebih likuid, kredibel, dan kompetitif.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur pasar, Irvan menambahkan bahwa BEI akan secara berkala mengevaluasi implementasi program ini, termasuk mempertimbangkan pemberian insentif untuk mendorong partisipasi aktif dari anggota bursa.

Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pendalaman pasar modal Indonesia, dengan tujuan menjadikannya lebih menarik bagi investor di tingkat regional maupun global.

Informasi lebih lanjut mengenai saham-saham yang termasuk dalam skema Liquidity Provider dapat diakses melalui kanal resmi BEI.

Gudang Garam Tbk. – TradingView

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai mengimplementasikan kuotasi Liquidity Provider untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi perdagangan saham. Lima saham terpilih untuk tahap awal adalah GGRM, TKIM, TPMA, TUGU, dan WINS. Phintraco Sekuritas menjadi anggota bursa pertama yang aktif dalam program ini, yang bertujuan mempersempit bid-ask spread dan mempermudah investor.

BEI berharap partisipasi aktif anggota bursa lainnya akan meningkatkan kualitas pembentukan harga dan likuiditas pasar modal. BEI akan mengevaluasi program ini secara berkala dan mempertimbangkan insentif untuk mendorong partisipasi yang lebih luas, sehingga pasar modal Indonesia menjadi lebih menarik bagi investor regional dan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *