12 BUMN Alihkan Saham Danantara ke BP BUMN: Simak Daftarnya!

Jakarta, IDN Times – Dalam langkah strategis yang signifikan, sebanyak 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah resmi mengalihkan sebagian kepemilikan saham Seri B dari PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). Pengalihan ini melibatkan entitas-entitas vital dari berbagai sektor, meliputi empat bank yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara), empat BUMN di sektor karya, dua BUMN manufaktur, satu operator jalan tol, dan satu BUMN telekomunikasi terkemuka.

Pengalihan sebagian saham Seri B ini bukan tanpa dasar, melainkan merupakan upaya untuk memenuhi ketentuan yang mewajibkan Negara, melalui BP BUMN, untuk menguasai minimal 1 persen saham Seri A Dwiwarna. Saham yang dialihkan tersebut akan direklasifikasi sebagai saham Seri A Dwiwarna yang berada di bawah kendali BP BUMN. Mandat penting ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2025, yang merupakan perubahan keempat dari UU BUMN Nomor 19 Tahun 2003, menegaskan komitmen pemerintah terhadap tata kelola BUMN yang kuat.

Rincian lengkap pengalihan saham dari masing-masing BUMN yang terlibat adalah sebagai berikut:

1. BRI, BNI, BTN, hingga Bank Mandiri

Dari kelompok bank Himbara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjadi salah satu yang mengalihkan 0,53 persen saham Seri B milik PT DAM atau setara 806.109.768 lembar saham kepada BP BUMN. Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) juga mengumumkan pengalihan saham Seri B dari DAM ke BP BUMN sebanyak 223.783.877 lembar saham, yang mewakili 0,6 persen dari seluruh saham yang telah diterbitkan dan disetor penuh oleh perseroan.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk turut serta dalam pengalihan ini, menyerahkan 0,52 persen saham Seri B milik PT DAM kepada BP BUMN, setara dengan 485.333.332 lembar saham. Tak ketinggalan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengalihkan 0,6 persen saham Seri B milik PT DAM, atau sebanyak 84.206.665 lembar saham, kepada BP BUMN.

2. Waskita, WIKA, PTPP, hingga Adhi Karya

Dari sektor konstruksi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) turut ambil bagian dengan mengalihkan 0,75 persen saham Seri B milik PT DAM, yang berjumlah 217.056.33 lembar saham, kepada BP BUMN. Senada, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menyelesaikan pengalihan saham Seri B dari PT DAM ke BP BUMN, dengan persentase 0,91 persen atau setara 362.917.027 lembar saham dari total saham yang telah diterbitkan dan disetor penuh oleh perseroan.

Selanjutnya, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) turut mengalihkan 0,51 persen saham Seri B milik PT DAM kepada BP BUMN, sejumlah 31.619.477 lembar saham. Sementara itu, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengumumkan pengalihan saham Seri B sebesar 0,64 persen dari yang sebelumnya dikuasai PT DAM, dengan total 54.087.737 lembar saham.

3. Semen Indonesia dan Krakatau Steel

Dari sektor manufaktur, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) telah mengalihkan 0,51 persen atau 34.570.229 lembar saham Seri B milik PT DAM kepada BP BUMN. Kemudian, pengalihan saham Seri B milik PT DAM di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) kepada BP BUMN mencapai 0,99 persen, yang setara dengan 154.771.174 lembar saham Seri B.

4. Jasa Marga

Sebagai operator jalan tol terkemuka, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) juga mengumumkan partisipasinya dalam pengalihan sebagian saham Seri B yang sebelumnya dimiliki PT DAM kepada BP BUMN. Mengacu pada informasi yang disampaikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), Jasa Marga mengalihkan 0,99 persen saham Seri B milik PT DAM, dengan total 50.805.097 lembar saham.

5. Telkom Indonesia

Terakhir, dari sektor telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turut mengalihkan 0,52 persen saham Seri B yang sebelumnya dipegang oleh PT DAM kepada BP BUMN. Melalui transaksi penting ini, komposisi kepemilikan saham berubah signifikan. BP BUMN, yang sebelumnya hanya memiliki 1 lembar saham Seri A Dwiwarna, kini memegang 1 lembar saham Seri A Dwiwarna dan tambahan 516.023.535 lembar saham Seri B. Sementara itu, DAM kini menguasai 51.086.330.024 lembar saham Seri B PT Telkom Indonesia, mencerminkan restrukturisasi kepemilikan yang lebih jelas.

Ringkasan

Sebanyak 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengalihkan sebagian kepemilikan saham Seri B PT Danantara Asset Management (DAM) kepada Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). Langkah strategis ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan undang-undang yang mewajibkan Negara, melalui BP BUMN, menguasai minimal 1 persen saham Seri A Dwiwarna. Saham yang dialihkan akan direklasifikasi sebagai saham Seri A Dwiwarna, sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025.

BUMN yang terlibat berasal dari berbagai sektor, mencakup empat bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri), empat BUMN karya (Waskita, WIKA, PTPP, Adhi Karya), dua BUMN manufaktur (Semen Indonesia, Krakatau Steel), operator jalan tol Jasa Marga, dan BUMN telekomunikasi Telkom Indonesia. Pengalihan ini menegaskan komitmen pemerintah terhadap tata kelola BUMN yang kuat melalui restrukturisasi kepemilikan saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *