Shoesmart.co.id JAKARTA. Di tengah dinamika pasar keuangan, unitlink berbasis saham tampil memukau dengan mencatatkan kinerja tertinggi dibandingkan jenis unitlink lainnya pada Februari 2026. Data dari Infovesta menunjukkan bahwa rata-rata return unitlink berbasis saham mencapai 2,62% selama bulan tersebut. Angka ini menjadi angin segar bagi para investor yang menaruh kepercayaan pada instrumen investasi ini.
Lalu, produk unitlink saham apa saja yang berhasil mencuri perhatian dengan performa terbaiknya? Berikut adalah daftar 10 produk unitlink saham dengan return tertinggi pada Februari 2026:
Di posisi pertama, bertengger Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific – IDR, produk kebanggaan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk ini berhasil mencatatkan return sebesar 12,86% pada Februari 2026, menjadi yang teratas dalam daftar.
Tak jauh di belakangnya, di posisi kedua, ada Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific – USD, juga dari PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk ini membukukan return sebesar 12,25% pada periode yang sama. Dominasi Manulife pada posisi puncak ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap strategi investasi mereka.
Premi Asuransi Kendaraan Zurich Tumbuh 7% pada Awal 2026
Selanjutnya, posisi ketiga diisi oleh Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah – IDR, sekali lagi dari PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk syariah ini memberikan return sebesar 10,69%, membuktikan bahwa investasi syariah juga mampu memberikan imbal hasil yang kompetitif.
Produk unitlink Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah – USD menempati posisi keempat, kembali menegaskan dominasi Manulife. Produk ini menghasilkan imbal hasil sebesar 10,10% pada Februari 2026.
Di urutan kelima, hadir produk dari PT Asuransi Jiwa Starinvestama (Starlife), yaitu Q-Investa Equity Fund. Produk ini mencatatkan return sebesar 9,23% pada Februari 2026, menjadi representasi dari performa baik perusahaan asuransi lainnya.
Posisi keenam ditempati oleh CHUBB Rupiah Equity Fund III, produk dari PT Chubb Life Insurance Indonesia, dengan imbal hasil sebesar 8,15% pada Februari 2026.
Di urutan ketujuh, terdapat produk unitlink saham dari PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life), yaitu AVA Equity Dollar Nusantara Fund, dengan imbal hasil sebesar 8,06%.
Selanjutnya, posisi kedelapan diisi oleh produk unitlink saham Perta Life Ins-TM Link Equity dari PT Perta Life Insurance, dengan imbal hasil sebesar 7,85%.
Posisi kesembilan ditempati oleh USD Prime Emerging Market Equity Fund dari PT AIA Financial. Produk ini mencetak return sebesar 7,20% pada Februari 2026.
Terakhir, produk dari PT AXA Mandiri Financial Services, yaitu Advanced Commodity Syariah Rupiah, menduduki posisi kesepuluh dengan return sebesar 7,15% pada Februari 2026.
Head of Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, menjelaskan bahwa kinerja positif unitlink saham di awal tahun ini tidak terlepas dari rebound-nya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
“Betul, IHSG yang menunjukkan rebound diikuti perbaikan kinerja unitlink saham. Bahkan, kinerjanya melampaui IHSG pada Februari 2026,” ungkapnya kepada Kontan. Pernyataan ini memperkuat korelasi antara performa pasar saham dengan kinerja unitlink saham.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono, menekankan bahwa kinerja unitlink berbasis saham sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar modal.
“Oleh karena itu, volatilitas IHSG yang terjadi pada awal tahun secara umum dapat memengaruhi kinerja investasi pada produk unitlink berbasis saham dalam jangka pendek,” ucapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (17/3). Imbauan ini mengingatkan investor untuk tetap waspada dan memahami risiko yang terkait dengan investasi di pasar modal.
Secara keseluruhan, unitlink berbasis saham menunjukkan kinerja yang menggembirakan dibandingkan jenis unitlink lainnya pada Februari 2026. Data Infovesta menunjukkan bahwa unitlink berbasis campuran mencatatkan kinerja rata-rata return terbesar kedua, yaitu sebesar 1,38%.
Di sisi lain, unitlink pendapatan tetap mencatatkan rata-rata return sebesar 0,32%, sementara rata-rata return unitlink pasar uang sebesar 0,24% pada Februari 2026. Perbandingan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai performa berbagai jenis unitlink di pasar.
Ringkasan
Pada Februari 2026, unitlink berbasis saham menunjukkan kinerja yang unggul dengan rata-rata return 2,62%, didorong oleh rebound IHSG. Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik – IDR memimpin dengan return 12,86%, diikuti oleh produk Manulife lainnya. Kinerja positif ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap strategi investasi saham.
Selain Manulife, beberapa produk dari perusahaan lain seperti Starlife, Chubb Life Insurance Indonesia, Astra Life, Perta Life Insurance, AIA Financial, dan AXA Mandiri Financial Services juga masuk dalam daftar 10 unitlink saham dengan return tertinggi. OJK mengingatkan investor untuk waspada terhadap volatilitas pasar modal yang dapat memengaruhi kinerja unitlink saham dalam jangka pendek.